Kamis, 9 April 2026

Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki

Siswa SD Penyintas Bencana Lewotobi Ujian di Gubuk Bambu

Gubuk sederhana yang dibangun yayasan dan swadaya orang tua murid di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT itu menjadi satu-satu

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Siswa SD Penyintas Bencana Lewotobi Ujian di Gubuk Bambu
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
UJIAN-Siswa dan siswi korban erupsi Gunung Lewotoni ujian di pondok bambu, Rabu, 21 Mei 2025. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Puluhan pelajar kelas VI Sekolah Dasar (SD) Jongwolor dan SDK Kemiri melaksanakan ujian di pondok bambu selama empat hari, Senin, 19 Mei 2025 sampai Kamis, 22 Mei 2025.

Gubuk sederhana yang dibangun yayasan dan swadaya orang tua murid di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT itu menjadi satu-satunya harapan usai bangunan sekolah di zona bahaya dihantam material letusan Gunung Lewotobi Laki-laki. 

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Jongwolor, Hermanus Pajiama Manuk, mengatakan ujian akhir untuk menentukan kelulusan melibatkan 29 pelajar.

Siswa dan guru, katanya, selama ini tinggal di posko pengungisan dan hunian sementara (Huntara) Desa Konga.

Baca juga: Anggota DPRD Sikka, Serahkan Bantuan Pendidikan Untuk Pelajar Yang Tunggak Uang Sekolah Saat Ujian

 

 

"Guru-guru dan siswa adalah pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Yang ikut ujian ada 29 orang, mengungsi sejak 7 bulan," ujarnya, Rabu, 21 Mei 2025.

Sekolah darurat ini berada persis di pinggir Jalan Trans Pulau Flores Larantuka-Maumere. Di depan terpasang papan peringatan "Harap Tenang Ada Ujian".

Para siswa tekun mengerjakan soal-soal ujian. Meski keadaan serba terbatas di tengah situasi bencana, warga sekolah tetap menjalankan aktivitas pembelajaran.

Selain di pengungsian Desa Konga, ujian akhir juga diikuti siswa SDI Wolorona SDI Klatanlo, dan SDI Bawalatang. Mereka meminjam ruangan kelas di Desa Kobasoma dan Bokang Wolomatang. Dua desa ini juga didirikan posko pengungsi. 

Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih cukup tinggi. Gunung strato volkano berketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (MDPL) di Kecamatan Wulanggitang itu sudah naik status dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved