Selasa, 19 Mei 2026

Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 22 Mei 2025, Kasih Mengorbankan Diri

Mari simak renungan harian Katolik Kamis 22 Mei 2025. Tema renungan harian Katolik yaitu kasih mengorbankan diri.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Kamis 22 Mei 2025, Kasih Mengorbankan Diri
TRIBUNFLORES.COM / HO-ARJAN
RENUNGAN HARIAN KATOLIK - Gereja Katolik Yesus Kerahiman Ilahi, Aeramo di Kabupaten Nagekeo.Mari simak renungan harian Katolik Kamis 22 Mei 2025. Tema renungan harian Katolik yaitu kasih mengorbankan diri. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Kamis 22 Mei 2025.

Tema renungan harian Katolik yaitu kasih mengorbankan diri.

Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Hari Kamis 22 Mei 2025 merupakan hari Kamis biasa Pekan V Paskah, Peringatan fakultatif Santa Rita dari Cascia, Biarawati, Santa Rosa(na), Abbas, Santa Yoakima de Vedruna, Pengaku Iman, Santa Renate, Pengaku Iman, Beato Yohanes Baptista Makado, Leo Tanaka dkk, Martir, dengan warna liturgi putih.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 22 Mei 2025, Dalam Kasih Ada Sukacita

 

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Kamis 22 Mei 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 15:7-21

Para Rasul dan penatua-penatua jemaat di Yerusalem bersidang, membicarakan soal sunat. Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu

berdirilah Petrus dan berkata kepada para rasul dan penatua-penatua, “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya.

Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman.

Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.”

Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceriterakan segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa-bangsa lain.

Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: “Hai saudara-saudara, dengarkanlah aku: Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.

Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan,

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved