Minggu, 26 April 2026

Kasus Bunuh Diri di Manggarai Timur

Pelajar Akhiri Hidupnya Sendiri di Borong Manggarai Timur Sempat Video Call Pacarnya

Korban pertama kali ditemukan oleh pacarnya sendiri Maria Laurensia Bupu (17) alamat Wolo Kolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Pelajar Akhiri Hidupnya Sendiri di Borong Manggarai Timur Sempat Video Call Pacarnya
TRIBUNFLORES.COM / HO-:POLRES MANGGARAI TIMUR
EVAKUASI--Jenazah korban Agustinus Pronato Dika yang akhiri hidupnya sendiri dievakuasi anggota polisi dan masyarakat dari TKP.Korban pelajar dan tinggal di Kampung Wolo Kolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG---Agustinus Pronato Dika (20), seorang pelajar, alamat Kampung Wolo Kolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, murni nekat mengakhiri hidupnya sendiri. 


Korban pertama kali ditemukan oleh pacarnya sendiri Maria Laurensia Bupu (17) alamat Wolo Kolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong. Maria menemukan korban, Senin 2 Juni 2025 sekitar pukul 07.00 Wita dalam keadaan meninggal dunia di area belakang SMAN 4 Borong di Kampung Wolo Kolo. 


Kapolres Manggarai Timur AKBP Suryanto ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, Senin siang, menerangkan berdasarkan keterangan Maria Laurensia Bupu, pacar korban bahwa dirinya bersama korban berpacaran dan selama ini korban setiap ada kesalahpahaman atau pun masalah selalu mengancam akan bunuh diri.


Pada Sabtu, 31 Mei 2025 korban video call Maria dan mengatakan dirinya dan akan akhiri hidupnya dan percakapan video call tersebut di screenshotnya dan menganggap hal tersebut hanya candaan korban yang selama ini selalu mengancam akan akhiri hidupnya. 

 

 

Baca juga: Korban Pembacokan ODGJ di Sulbar Asal Nita Sikka Akan dipulangkan Besok

 

 

 

 

 

 


Hasil screenshot komunikasi video call tersebut Maria mengirimkan kepada Hilda Mbhanu yang berada di Jakarta dan selanjutnya Hilda Mbhanu mengirimkan kepada Sil Molo yang merupakan anak kandung dari saksi Kristianus Begu (orang tua angkat korban).


Pasca Maria menerima video call dari korban, dirinya memiliki firasat yang tidak baik dan langsung berupaya berkali - kali menelpon korban, meski handphone aktif dan panggilan masuk, namun tidak pernah direspon oleh korban. Selain menelpon korban Maria juga berupaya mencari informasi ke teman - temannya, namun semua temannya tidak mengetahui keberadaan korban. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved