Gunung Lewotobi Erupsi
6 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki Satu Kali Gempa Hembusan
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Nandra Widyawanto, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Kamis 5 Juni 2025, perio
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/6-Jam-Terakhir-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-1-Kali-Gempa-Hembusan-NTT.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Nandra Widyawanto, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Kamis 5 Juni 2025, periode 12:00-18.00 Wita.
Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki Level III (Siaga).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
"Pengamatan visual, gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah ke arah utara dan timur laut.Suhu udara sekitar 24.8-29°C,"tulis Nandra dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis malam.
Baca juga: Gunung Lewotobi 1 Kali Gempa Hembusan, Arah Angin ke Barat Daya dan Barat
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 7.4 mm, dan lama gempa 43 detik.
3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7-5.1 mm, dan lama gempa 60-119 detik.
2 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2.9 mm, S-P 1.7-2.1 detik dan lama gempa 20-22 detik.
3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.9-10.5 mm, S-P 20.3-35.1 detik dan lama gempa 55-127 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.