Rabu, 6 Mei 2026

Flores Bicara

Cerita Suster Monik, Fisioterapi di RS St Gabriel Kewapante Sikka Alumni STIKVINC Surabaya

Suster Monika Erlin Puka,SSps berkarya di Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT sebagai fisioterapi.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Cerita Suster Monik, Fisioterapi di RS St Gabriel Kewapante Sikka Alumni STIKVINC Surabaya
TRIBUNFLORES.COM/FLORES BICARA
TALKSHOW- Suster Monika Erlin Puka,SSps berkarya di Rumah Sakit (RS) Santo Gabriel Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai fisioterapi. Ia almuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Katolik Santo Vincentius a Paulo (STIKVINC) Surabaya, Kamis (5/6/2025). 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Suster Monika Erlin Puka,SSps berkarya di Rumah Sakit (RS) Santo Gabriel Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai fisioterapi.

Almuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Katolik Santo Vincentius a Paulo (STIKVINC) Surabaya ini berkarya di Rs St Gabriel sejak 2019 setelah ia menyelesaikan pendidikannya di kampus itu.

"STIKVINC adalah kampus dibawah naungan dibawah naungan Yayasan Pendidikian Kesehatan Arnoldus. Saya alumni STIKVINC,"kata Suster Monik pada Talkshow Flores Bicara TribunFlores.Com, Kamis (5/6/2025).

Suster Monik sapaan karib biarawati Katolik Kongregasi Suster-Suster Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi (SSpS) menyampaikan pengalamanya selama tiga tahun ia berkuliah. Ia mulanya kesulitan untuk berkuliah karena saat SMA ia mengambil jurusan IPS bukan IPA. 

 

Baca juga: Profil Singkat SMKS Sint Gabriel Maumere Lengkap Visi Misi Sekolah dan Daftar Jurusan

 

 

"Bapa ibu dosen sangat antusias membantu mahasiswa yang kesulitan saat kuliah. Saya dulu seorang siswa bukan dari jurusan IPA tapi IPS. Tapi akhirnya saya bisa karena dorongan dari dosen. Jika ada mahasiswa nilainya di bawah standar, dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk ujian ulang,"ungkap Suster Monik.

Dia mengatakan meski kampus ini dirikan oleh yayasan Katolik namun semua mahasiswa lintas iman bisa berkuliah tanpa membeda-bedakan agama. Hal ini karena  nilai kasih yang ditekankan adalah kebenaran, ketulusan, kepedulian dan komunio.

"Kampus ini kampus Katolik tapi mahasiswa yang kuliah di sini dari semua agama. Ada Katolik, Kristen Protestan, Islam, Hindu, Buddah dan lainnya. Kampus juga menyediakan tempat ibadah seperti musolah untuk mahasiswa yang Muslim,"ujarnya.

 

Baca juga: SMP Negeri Kewapante Sikka Layanan Pendidikan Berkualitas Bagi Generasi Muda

 

Lanjutnya, pihak kampus juga menyediakan fasilitas belajar untuk mahasiswa yang mumpuni. Mulai dari labolatorium setiap jurusan, perpustakaan, jurnal, ruangan kuliah yang nyaman hingga rumah sakit untuk tempat praktek mahasiswa.

"Sebagai seorang alumni saya mengakui kampus ini bagus, terakreditas Baik Sekali, fasilitas lengkap, perpustakaan dan dosen-dosennya berpengalaman,"kata Suster Monik.

Selain fasilitas kuliah, kampus menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Asrama ini letaknya tak jauh dari lingkungan kampus. Menurut Suster Monik, fasilitas asrama ini sangat membantu mahasiswa yang datang dari luar Pulau Jawa, seperti dari NTT.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved