Longsor di Sikka
12 Titik Longsor Terjadi di Tanawawo Sikka, Empat Desa Terancam Terisolasi
Camat Tanawawo, Jhon Oriwis menyebutkan terdapat 12 titik longsor terjadi di wilayah Kecamatan Tanawawo berdasarkan hasil pantauan pada Kamis 12 Juni
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Jhon-Oriwi.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Sikka NTT beberapa hari terakhir menyebabkan bencana tanah longsor di Kecamatan Tanawawo.
Camat Tanawawo, Jhon Oriwis menyebutkan terdapat 12 titik longsor terjadi di wilayah Kecamatan Tanawawo berdasarkan hasil pantauan pada Kamis 12 Juni 2025.
Dari 12 titik longsor itu, lokasi longsor yang terparah terjadi di wilayah Wolopara, Desa Renggarasi karena akses jalan penghubung empat Desa itu nyaris putus akibat longsor.
"Di wilayah Wolopara, Desa Renggarasi yang lebih parah, kalau putus maka akses empat Desa terputus," Ujarnya Jumat 13 Juni 2025.
Baca juga: 24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok Lembata Alami 208 Kali Gempa Erupsi
Dijelaskannya, Lokasi longsor itu sudah terjadi sejak awal tahun 2023, pihak kecamatan sudah melapor ke Bupati, BPBD dan PUPR namun hingga kini belum ada respon.
"Setiap kali kejadian longsor kita selalu laporkan, Sudah di laporkan ke BPBD , Bupati dan PUPR tapi belum respon,"ujarnya.
Camat Tanawawo, Jhon Oriwis saat memantau longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanawawo menghimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Sikka beberapa hari terakhir ini.
Akibat peristiwa ini, Warga setempat pun nekat melintas di ruas jalan yang nyaris ambruk, warga harus ekstra hati-hati agar bisa melintas.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News