Kamis, 30 April 2026

Gunung Lewotobi Erupsi

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Tadi Malam, Tiggi Kolom 2 Kilo Meter 

Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi-laki, Mazrifani Fajar Rozali, melaporkan gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus, Jumat 20 Juni 2025 malam.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Tadi Malam, Tiggi Kolom 2 Kilo Meter 
TRIBUNFLORES.COM/KRISTIN ADAL
ERUPSI- Visual kolom letusan Gunung Lewotobi Laki-laki terlihat jelas dari kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (17/6/2025) lalu. Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi-laki, Mazrifani Fajar Rozali, melaporkan gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus, Jumat 20 Juni 2025 malam. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi-laki, Mazrifani Fajar Rozali, melaporkan gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus, Jumat 20 Juni 2025 malam.

"Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Jumat, 20 Juni 2025, pukul 22:31 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 2000 m di atas puncak (± 3584 m di atas permukaan laut),"tulis Mazrifani dikutip dari laman magma.esdm.go.id Sabtu 21 Juni 2025 pagi. 

Ia menyebutkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan dan barat daya. 

Ia menyebutkan saat ini gunung Lewotobi Laki-laki berada di level IV atau AWAS.

Baca juga: Letusan Gunung Lewotobi Berdampak Serius pada SMPK St. Antonius Boganatar

 

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut 8 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki .

2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606. (sumber magma.esdm.go.id/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved