Gunung Lewotobi Erupsi
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Gempa Hembusan 6 Jam Terakhir
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Selasa 24 Juni 2025.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-Petugas-Posmat-Gunung-Api-Lewotobi-Laki-laki-Herman-Yosef-NTT.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Selasa 24 Juni 2025, periode 00:00-06.00 Wita.
Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (AWAS).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
"Pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 200-300 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 22-24°C,"tulis Herman dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa 24 Juni 2025 pagi.
Baca juga: Pengungsi Lewotobi Menangis Saat Terima Bantuan dari Polres dan Bhayangkari Flotim
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 5 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dan lama gempa 31-54 detik.
2 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7 mm, dan lama gempa 33-158 detik.
1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3.7 mm, dan lama gempa 16 detik.
1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 5.9 mm, S-P 1.5 detik dan lama gempa 10 detik.
2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4.4-7.4 mm, S-P 12.4-28 detik dan lama gempa 32-84 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.