Minggu, 10 Mei 2026

WNA Malaysia

BREAKING NEWS : Terseret Arus di Perairan Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan Wisatawan Malaysia

Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi melalui Pos SAR Manggarai Barat bahwa Seprang WNA Malaysia atas nama Amirah Bazil

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS : Terseret Arus di Perairan Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan Wisatawan Malaysia
TRIBUNFLORES.COM/HO-SAR MAUMERE
EVAKUASI- Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi melalui Pos SAR Manggarai Barat bahwa Seprang WNA Malaysia atas nama Amirah Bazil Perempuan berusia 35 Tahun terseret arus di Perairan Gili Lawa Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, 29 Juni 2025. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-  Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere bergerak cepat usai menerima informasi melalui Pos SAR Manggarai Barat kalau Seprang WNA Malaysia atas nama Amirah Bazil Perempuan berusia 35 Tahun terseret arus di Perairan Gili Lawa Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, 29 Juni 2025.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman menjelaskan, Sekitar Pukul 06.45 Wita, korban terseret arus saat bersama teman-teman korban yang melalukan penyelaman di Perairan Gili Lawa, korban terpisah dan hilang sehingga, teman-teman korban melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Manggarai Barat untuk diupayakan pencarian. 


Saat Tim SAR Gabungan menuju lokasi dengan menggunakan Rib Pos SAR Manggarai Barat, Tim mendapatkan informasi dari Kru Kapal Sea More Papua yang merupakan kapal yang ditumpangi korban bahwa korban telah ditemukan selamat oleh Kru speed boat Fenidea yang melintasi Pulau Gili Lawa, korban terseret arus hingga ke tepian Pantai Pulau Gili Lawa. 

 

 

Baca juga: Wisatawan Cina Meninggal Usai Berenang di Perairan Long Beach Labuan Bajo

 

 

 

 

 

 

“Saat Tim tiba di Kapal Seamore Papua, langsung mengecek keberadaan korban dan ditemukan korban telah berada di Kapal Seamore dalam keadaan sehat dan selamat, korban juga berencana untuk tetap melanjutkan tripnya di Perairan Labuan Bajo,” ungkap Fathur diakhir wawancara.

Pelaksanaan operasi SAR kali ini sejatinya merupakan kerja sama dan sinergi kemanusiaan di Perairan Labuan Bajo oleh Tim SAR Gabungan termasuk Kru Speed Boat Fenidea yang pertama kali menemukan korban dengan selamat.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved