Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki
Dentuman Keras Gunung Lewotobi Laki-laki, Warga Panik hingga Tak Sadarkan Diri
Salah satu warga tak sadarkan diri saat mendengar letusan disertai gemuruh kuat dari arah gunung
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Warga-Korban-Lewotobi.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dahsyat
dengan tinggi kolom abu teramati ± 13.000 m di atas puncak (± 14.584 m di atas permukaan laut) pada 07 Juli 2025 pukul 19:32 WITA.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 57 detik.Erupsi disertai suara dentuman dan gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki.
Sejumlah warga di Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur, NTT panik dan belari berhamburan ke arah Kabupaten Sikka.
Baca juga: Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, 6 Rute Penerbangan dari Kupang Dibatalkan, Ini Rinciannya
Salah satu warga tak sadarkan diri saat mendengar letusan disertai gemuruh kuat dari arah gunung Lewotobi Laki-laki.
Beruntungnya, sejumlah warga mengevakuasi warga yang tak sadarkan ke atas mobil pikap.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas) dengan rekomendasi Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut 7 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
Pusat Vulkanologi dan Bencana Geologi dalam rilis resminya pada 7 juli 2025 malam menghimbau kepada Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut 7 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
Masyarakat juga dihimbau agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Selain itu juga hendaknya mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki harus memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.