Berita Unika Ruteng
Mahasiswa Unika St Paulus Ruteng Raih 2 Mendali Emas Kejurnas Kempo Indonesia
Mahasiswa Teknik sipil, Universitas Katolik (Unika) Indonesia Santu Paulus Ruteng, Aprianus Marko Jolo Jahang kembali meraih emas pada cabang olahraga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TERIMA-MEDALI-Pose-Bersama-usai-menerima-medali-di-Kejurnas-Champion.jpg)
Laporan Jurnalis Kampus Unika Ruteng, Marselinus Satriawan Ogur
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Mahasiswa Teknik sipil, Universitas Katolik (Unika) Indonesia Santu Paulus Ruteng, Aprianus Marko Jolo Jahang kembali meraih emas pada cabang olahraga kempo di ajang Kejurnas Champion Federasi Kempo Indonesia (FKI).
Kejurnas tersebut diselengarakan di Jakarta sejak Jumat 4 hingga Minggu 6 Juli, 2025.
Sebelumnya pria yang akrab disapa Marko telah meraih mendali dari beberapa kejuaran nasional maupun internasional.
Dalam ajang Kejurnas Champion Federasi Kempo Indonesia (FKI), Marko berhasil mengantongi 2 mendali emas, yaitu 1 mendali untuk kategori tradition kempo (putra) dan 1 mendali untuk kategori fighter kelas (55 kg).
Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng Ikut Pelatihan Membuat Video Jurnalistik
"Rasanya, luar biasa, campur aduk antara bangga, bahagia , dan rasa syukur yang tak terhingga. Ketika nama saya disebut, dan saya berdiri di podium pertama dengan dikalungkan medali emas seketika rasa bangga dan rasa syukur itu memuncak, tetapi bukan hanya sampai di situ, kembali saya mendapatkan 1 emas dari kategori fighter seketika semua terasa berakhir dengan hasil yang luar bisa, bayangan latihan keras, tetesan keringat, dan momen keraguan yang pernah menghampiri, mendadak terasa terbayar lunas,"ujar Markos saat dihubungi dari Ruteng.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dirinya dalam ajang tersebut.
"Ada kebanggaan yang meluap, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk semua orang yang mendukung saya. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan, sebuah pembuktian bahwa kerja keras itu memang tidak akan mengkhianati hasil. Rasanya masih sulit dipercaya, tapi inilah dia, di tangan saya, dua medali emas,"ujarnya.
Ia mengucapkan limpah terima kasih kepada orang tua dan keluarga yang begitu luar biasa memberikan dukungan kepada dirinya.
"Sangat intens dan menguras energi, ya walaupun waktu persiapannya tidak lama dan terkesan mendadak tapi saya bisa melewati itu dengan latihan yang rutin dan lebih. Pagi buta sudah bangun, latihan fisik yang menguras tenaga, lalu lanjut dengan latihan teknik dan strategi. Pola makan juga sangat dijaga,"ujarnya.
"Banyak sekali pengorbanan yang harus saya lakukan, melewatkan acara keluarga, atau kumpul-kumpul dengan teman. Pikiran saya selalu tertuju pada target: medali emas. Saya selalu mencoba fokus dan menjaga mental agar tetap kuat, karena saya tahu, mental yang kuat adalah kunci,"sambungnya.
Orang Tua Bangga
"Melihat dua medali emas ini, reaksi orang tua dan keluarga saya sungguh tak ternilai. Saat saya menghubungi mereka setelah kemenangan, suara mereka penuh haru, bangga, dan rasa syukur. Saya bisa membayangkan mata mereka berkaca-kaca. Mereka adalah pilar utama saya, yang selalu ada, mendukung dalam suka maupun duka,"ujarnya.
"Tanggapan mereka (keluarga) membuat saya merasa ini bukan hanya kemenangan saya pribadi, tapi juga kemenangan mereka, seluruh keluarga. Mereka yang selalu sabar mengantar jemput, memberikan dukungan moral saat saya lelah atau hampir menyerah, dan mendoakan tanpa henti. Medali ini adalah juga untuk mereka. Saya sangat bersyukur memiliki keluarga yang luar biasa,"ujar dia.
Perolehan emas ini, membuktikan kematangan diri Marko dan mampu membuktikan diri meski dalam kesibukan sebagai mahasiswa Program Studi Teknik Sipil semester 4.
Marko mampu membagi waktu untuk latihan dan menjalankan perkuliahannya. (tim Humas Unika Ruteng).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News