Sabtu, 13 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Media Sosial dan Ancaman Privasi, Ini Pandangan Mahasiswa Unika Ruteng

Setiap hari, jutaan foto, video, dan cerita pribadi diunggah ke berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Media Sosial dan Ancaman Privasi, Ini Pandangan Mahasiswa Unika Ruteng
Istimewa
Lidia Riski Maladewi, Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 

Ringkasan Berita:
  • Media sosial membuat batas antara kehidupan pribadi dan ruang publik semakin kabur karena banyak orang membagikan informasi pribadi secara sukarela.
  • Selain memudahkan komunikasi dan akses informasi, media sosial juga berisiko memicu kecanduan, gangguan kesehatan mental, hoaks, dan hilangnya privasi.
  • Pengguna perlu lebih bijak dan selektif dalam menggunakan media sosial untuk melindungi privasi serta menjaga keamanan diri di era digital.
 

Oleh: Lidia Riski Maladewi, Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan membagikan informasi. Jika pada masa lalu kehidupan pribadi menjadi benteng yang melindungi seseorang dari tatapan publik, kini batas antara ruang pribadi dan ruang publik semakin kabur. 

Kehadiran media sosial membuat banyak orang secara sukarela membagikan berbagai aspek kehidupan mereka kepada khalayak luas.

Setiap hari, jutaan foto, video, dan cerita pribadi diunggah ke berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook. Fenomena ini menunjukkan bahwa privasi sering kali dianggap kurang penting dibandingkan keinginan untuk mendapatkan perhatian, popularitas, atau pengakuan dari lingkungan digital. 

Tanpa disadari, banyak orang menyerahkan data dan informasi pribadinya secara sukarela demi eksistensi di dunia maya.

 

Baca juga: AI Makin Marak di Dunia Pendidikan, Mahasiswa Unika Ruteng Ingatkan Risiko Ketergantungan

 

 

Di sisi lain, media sosial memang memberikan banyak manfaat. Teknologi ini memudahkan komunikasi jarak jauh, mempererat hubungan dengan keluarga dan teman, serta membuka peluang untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai daerah bahkan negara. 

Selain itu, media sosial juga menjadi sarana memperoleh informasi, mengikuti perkembangan berita, dan mendukung aktivitas bisnis serta pemasaran.

Namun, berbagai kemudahan tersebut tidak terlepas dari sejumlah risiko. Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu kecemasan, depresi, kecanduan digital, hingga penyebaran informasi palsu atau hoaks. 

Tidak sedikit pengguna yang mengukur nilai dirinya berdasarkan jumlah pengikut, tanda suka, atau komentar yang diterima. Akibatnya, kesehatan mental menjadi rentan terganggu.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan ketika menyangkut anak-anak dan remaja. Banyak anak yang telah memiliki akses ke media sosial sebelum memahami risiko penggunaan internet. 

Mereka sering membagikan informasi pribadi tanpa menyadari dampaknya di masa depan. Padahal, jejak digital yang tercipta dapat bertahan lama dan sulit dihapus.

Selain itu, media sosial juga kerap memicu pola diskusi yang tidak sehat. Perbedaan pendapat sering berujung pada perdebatan yang penuh ujaran kebencian, perundungan, atau serangan pribadi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved