Lakalantas di Borong

Sopir Ambil HP di Kolong Setir, Mobil Tangki Air Keluar Jalur dan Tabrak Pemotor di Manggarai Timur

Satlantas Polres Manggarai Timur mengungkap penyebab lakalantas antara mobil tangki air dengan nomor polisi EB 8255 P dengan sebuah sepeda motor beat

Penulis: Robert Ropo | Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / ROBERT ROPO
AMANKAN BARANG BUKTI - Anggota Satlantas bersama petugas SPKT Polres Manggarai Timur sedang mengamankan barang bukti di TKP tabrak antara mobil tangki air dan sepeda motor beat di Cepi Watu Borong, Manggarai Timur, Sabtu 12 Juli 2025. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Satlantas Polres Manggarai Timur mengungkap penyebab lakalantas antara mobil tangki air dengan nomor polisi EB 8255 P dengan sebuah sepeda motor beat dengan nomor polisi EB 6167 PB di gerbang pantai Cepi Watu, ruas jalan Borong-Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Sabtu 12 Juli 2025.

Kapolres Manggarai Timur melalui Kasat Lantas Polres Manggarai Timur AKP Sadikin, kepada TRIBUNFLORES.COM, Sabtu sore, menerangkan, berdasarkan hasil olah TKP dan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) oleh anggota Satlantas bersama unit SPKT Polres Manggarai Timur dimana penyebab lakalantas itu pengemudi mobil truk Bartolomius Ingge (29) mengambil handphone (HP) yang jatuh di bawah kolong setir.

Sehingga sopir tidak konsen dan mobil keluar jalur dan menabrak sepeda motor beat yang dikendarai boleh korban Yanoarius Erensius Goat (27) sehingga sepeda motor terseret di bawah mobil.

Baca juga: Polisi Olah TKP Tabrakan Mobil Tangki Air & Sepeda Motor di Cepi Watu Borong, Manggarai Timur

 

Akibat tabrakan itu, korban yakni pengendara sepeda motor Yanoarius Erensius Goat mengalami luka robek pada bagian dagu, bengkak pada paha kiri, memar pada selangkangan dan keluar darah dari hidung. 

Sedangkan penumpang sepeda motor Maria Selfiana Hilda Sau (25) mengalami luka robek pada bagian tumit kiri, luka gores besar di lutut kiri dan kanan, luka robek di bagian hidung dan bibir atas. 

Sementara kerugian material dimana kedua kendaraan yang terlibat lakalantas itu mengalami kerusakan dengan total kerugian mencapai Rp 10.000.000.

Sadikin juga menerangkan kronologi lakalantas itu, dimana berawal dari pengemudi mobil yang keluar jalur dan masuk ke jalur dari sepeda motor tersebut sehingga terjadi tabrakan, sebab sopir menunduk untuk mengambil Hp yang jatuh dari tempat duduk ke bawah kolong mobil. 

Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara motor dan korban yang dibonceng mengalami luka dan patah tulang. 

Pasca alami lakalantas itu, kedua korban langsung dibawah ke RSUD Lehong dan Puskesmas Borong untuk mendapatkan perawatan medis oleh petugas kesehatan. 

Sedangkan pengemudi mobil mengamankan diri di Polres. (rob)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved