Berita Sikka
Bupati Sikka: Teka Iku Cup Adalah Ruang untuk Mengasah Talenta
Ia dibawa dari Maumere dengan kapal perang Kapal Pelikan, diasingkan dari Larantuka ke Kupang,
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Juventus-Prima-Yoris-Kago-Bupati-Sikka-2.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH yang akrab disapa JPYK mengatakan event bergensi Teka Iku Cup Season 2 bukan sekadar pertandingan bola voli. Ia adalah panggung kehormatan, sebuah momentum kebangkitan, dan refleksi sejarah perjuangan tokoh besar kita, Moan Teka dan Moan Iku.
Demikian Bupati JYPK mengatakan hal itu dalam sambutannya ketika membuka dengan resmi Teka Iku Cup Season 2 di lapangan voli Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu, 12/07/2025.
Lebih lanjut aktivis PMKRI Cabang Kupang ini mengakui, Nama besar Teka Iku tidak dapat kita lepaskan dari sejarah panjang perjuangan rakyat Sikka melawan penjajahan. Ia adalah simbol perlawanan, keberanian, dan harga diri. Teka Iku ditangkap karena kegigihannya melawan kekuasaan kolonial Belanda.
Ia dibawa dari Maumere dengan kapal perang Kapal Pelikan, diasingkan dari Larantuka ke Kupang, hingga akhirnya ke Sawalunto, Sumatera Barat, tempat pembuangan para pejuang bangsa.
Baca juga: Dekranasda Kabupaten Sikka Sukses Saat Pameran HUT Dekranas 2025 di Balikpapan
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, S. Fil, bersama segenap anggota DPRD, Sekretaris KONI Kabupaten Sikka, Marten Luther Aji, SE, Ketua PBVSI Kabupaten Sikka, Yosef Nong Sony, S.Pi beserta seluruh pengurus PBVSI, Ketua Panitia dan seluruh anggota panitia, Para wasit dan juri, Petugas keamanan dari Polres Sikka, manajer, ofisial, dan atlet bola voli kebanggaan Nian Tana Sikka.
Pengurus PSI Pusat itu juga mengatakan salah satu olahraga favorit rakyat serta bola voli telah menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat Sikka. Dari gang-gang kecil kampung, hingga lapangan desa, dari pesisir hingga pegunungan, olahraga ini telah mengakar kuat dan tumbuh sebagai alat pemersatu.
Event ini, lanjut Bupati JYPK, memperkuat dukungan agar Teka Iku diakui secara nasional sebagai Pahlawan Nasional. Dan cara kita menghormati jasa beliau bukan hanya dengan kata-kata, tetapi melalui aksi nyata, menanamkan nilai perjuangan dan semangat pantang menyerah dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bidang olahraga.
"Teka Iku Cup adalah ruang untuk mengasah talenta, menjunjung sportivitas, dan mempererat persaudaraan. Di sinilah kita menjadi saksi bahwa Sikka adalah tanah para pejuang, tanah yang melahirkan generasi tangguh, kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi fair play, " pinta Bupati JYPK.(AWK)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Dekranasda Kabupaten Sikka Sukses Saat Pameran HUT Dekranas 2025 di Balikpapan |
|
|---|
| 106 Pasutri di Sikka Terima Akta Nikah Saat Perayaan Tahun Yubelium di Gereja Katedral Maumere |
|
|---|
| Polres Sikka Gelar Operasi Patuh Turangga 2025, Simak Jadwalnya |
|
|---|
| Bupati Sikka Hadiri Misa Yubelium dan Pemberkatan Nikah Massal 106 Pasutri di Gereja Katedral |
|
|---|
| Korban Rumah Terbakar di Likong Gete Sikka Mengungsi Ke Rumah Kerabat |
|
|---|