Rabu, 29 April 2026

Gunung Lewotobi Erupsi

Gunung Api Lewotobi Laki-laki 2 Kali Gempa Hembusan, 1 Kali Tremor Non-Harmonik 

Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 24 jam terakhir, Minggu 13 Juli 20

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Api Lewotobi Laki-laki 2 Kali Gempa Hembusan, 1 Kali Tremor Non-Harmonik 
TRIBUNFLORES.COM / MAGMA INDONESIA
GUNUNG LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Minggu 13 Juli 2025, periode 00:00-06.00 Wita.Gunung Api Lewotobi Laki-laki 2 Kali Gempa Hembusan, 1 Kali Tremor Non-Harmonik. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Minggu 13 Juli 2025, periode 00:00-06.00 Wita.

Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (AWAS).

Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.

"Pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 19-24°C," tulis  Yohanes dikutip dari laman magma.esdm.go.id Minggu pagi.

Baca juga: Gunung Api Lewotolok Lembata Meletus Dini Hari Tadi, Tinggi Kolom 200 Meter

 

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 36-45 detik.

1 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 68 detik.

1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 27 detik.

4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.5-5.9 mm, S-P 1.1-1.9 detik dan lama gempa 10-15 detik.

Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.

2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved