Tunggakan Air di Ende
Tunggakan Pelanggan Perumda Tirta Kelimutu Ende Mencapai Rp 14 Miliar
"Masih banyak pelanggan yang belum membayar rekening air, total tunggakan pelanggan sampai saat ini mencapai
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Ende-Perumda-Air-Minum.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Besarnya tunggakan pelanggan air minum Perumda Tirta Kelimutu Ende menjadi salah satu penyebab kondisi fiskal perusahaan daerah Kabupaten Ende itu merugi dan dinyatakan tidak sehat.
Kondisi ini juga menjadi penyebab Perumda Tirta Kelimutu hingga saat ini belum mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk daerah itu.
Hal ini diakui Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kelimutu Ende, Donata M.A Ladapase, S.H. saat ditemui TribuFlores.com, Jumat (25/7/2025) siang di halaman Kantor Perumda Tirta Kelimutu.
"Masih banyak pelanggan yang belum membayar rekening air, total tunggakan pelanggan sampai saat ini mencapai Rp 14 miliar, jadi makanya kita terus door to door ke pelanggan, itu dari tahun-tahun sebelumnya, 10 tahun terakhir lah," ungkap Donata M.A Ladapase.
Baca juga: Bupati Ende Yosef Badeoda Kecewa, Ende Gagal Jadi Tuan Rumah ETMC 2025
Total tunggakan pelanggan Perumda Tirta Kelimutu Ende sebesar Rp 14 miliar tersebut termasuk tagihan rekening air di instansi pemerintah baik vertikal maupun horisontal di wilayah itu termasuk kantor Bupati Ende yang jumlahnya berdasarkan temuan BPKP tahun 2024 mencapai Rp 85 juta.
"Jadi memang kemarin juga ada temuan dari BPKP terkait dengan tunggakan dari instansi pemerintah, jadi yang tahun 2024 itu sekitar Rp 85 juta, ada yang membayar, masih banyak instansi yang belum bayar, kalau rumah sakit setiap bulan bayar, kalau puskesmas-puskesmas itu yang belum terbayar," ungkap Donata M.A Ladapase.
Selain instansi pemerintah, kata Donata, rumah-rumah dinas pejabat daerah di Kabupaten Ende juga dilaporkan memiliki tunggakan tagihan air.
Atas tunggakan tagihan air tersebut, Perumda Tirta Kelimutu Ende tidak bisa berbuat banyak apalagi sampai memutuskan jaringan air di kantor-kantor instansi tersebut termasuk di Kantor Bupati Ende.
"Kalau sekarang mereka kan belum ada anggarannya, kita mau tindak lanjut juga sama saja, tidak mungkin kita pergi cabut itu, apalagi di kantor bupati sana kita mau cabut? Kan tidak mungkin," tutup dia.
TribunFlores.com sudah berupaya meminta penjelasan dari Sekertaris BPKAD melalui telepon WhatsApp bahkan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda atas tunggakan rekening air di instansi-instansi pemerintah ini namun belum mendapat jawaban.
TribunFlores.com bahkan berupaya menemui Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Jumat (25/7/2025) sore di Stadion Marilonga namun gagal karena pada saat tiba di stadion, orang nomor satu di Kabupaten Ende tersebut sudah kembali ke rumah jabatan di Jalan El Tari. (bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| BREAKING NEWS: Instansi Pemerintah di Ende Tunggak Tagihan Air, Termasuk Kantor Bupati |
|
|---|
| Banyak Pemotor di Ende Tidak Pakai Helm saat Berkendara |
|
|---|
| Kelangkaan Minyak Tanah di Ende NTT, Bupati Badeoda Duga Ada Penimbunan |
|
|---|
| Perpusnas Kirim 1000 Buku Bacaan untuk Warga Desa Nuamuri Barat di Ende NTT |
|
|---|
| Harga Komoditas Perkebunan di Ende Minggu Ini, Vanili Kering Tertinggi |
|
|---|