Koperasi Merah Putih di Ende
Bupati Ende : Pemda Tidak Ikut Terlibat Hanya Bantu Sediakan Lahan
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda akhirnya memberikan tanggapan soal polemik pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Ende-beri-tanggapan-terkait-gugatan.jpg)
Ringkasan Berita:Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda akhirnya memberikan tanggapan soal polemik pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende beberapa hari terakhir.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda akhirnya memberikan tanggapan soal polemik pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende beberapa hari terakhir.
Politisi PDI-P itu membantah memberikan perintah kepada Kepala Desa Niowula, Finansius Papa untuk tetap melaksanakan pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni yang juga merupakan lahan milik sekolah itu.
"Saya kira sudah dijawab oleh Kadis PK, tidak ada perintah Bupati. Pemdes minta izin penggunaan aset pemda tanah sekolah untuk KDMP. Pemerintah minta koordinasi dengan sekolah, dinas PK, Dinas Koperasi dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Terkait pembangunan KDMP langsung berurusan dengan pemerintah desa. Pemerintah daerah tidak ikut terlibat hanya diminta untuk membantu sediakan lahan terutama aset daerah yang tidak terpakai," jelas Bupati Yosef melalui pesan WhatsApp Rabu (10/6/2026) pagi.
Ia juga mengaku saat ini sedang berada di luar Kota Ende dan belum melihat langsung kondisi di SD Negeri Wolomoni.
Baca juga: Maex Rhera Polisikan Pengrusakan di SD Negeri Wolomoni Ende Demi Pembangunan Gedung KDMP
Meski demikian, ia tetap mengambil langkah-langkah strategis dengan meminta Pemerintah Desa Niowula untuk menghentikan pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni serta memperbaiki aset sekolah yang rusak.
Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Ende itu juga menyarankan Pemerintah Desa Niowula mencari lokasi lain untuk pembangunan gedung KDMP di wilayah itu.
"Saya juga menyarankan Pemdes berkoordinasi dengan tokoh masyarakat untuk mencari lahan lain untuk pembangunan KDMP," ujar Bupati Yosef.
Penghentian pembangunan gedung KDMP di belakang SD Negeri Wolomoni itu juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ende, Valentinus Majurutu.
Valentinus mengaku saat ini sedang mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kota Kupang.
"Pembangunannya di hentikan dan hari ini ada kegiatan musyawarah di tingkat desa," ujarnya Rabu (10/6/2026) melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Venan Minggu dikabarkan mengunjungi dan melihat langsung kondisi SD Negeri Wolomoni pasca polemik pada Jumat (5/6/2026) lalu.
Koperasi Merah Putih di Ende
Bupati Ende
SD Wolomoni Ende Rusak
Gedung KDMP di Lahan SDN Wolomoni
TribunFlores.com
| Kapan Mantan Kadis Jefrin Haryanto Diperiksa, Kejari Manggarai Sebut Sudah Periksa 1 4 Saksi |
|
|---|
| Maex Rhera Polisikan Pengrusakan di SD Negeri Wolomoni Ende Demi Pembangunan Gedung KDMP |
|
|---|
| Warga Gugat Bupati Ende di Pengadilan, Sidang Perdana Tanggal 23 Juni 2026 |
|
|---|
| Warga Ndao Gugat Pemda, Bupati Ende: Biar Pengadilan Putuskan |
|
|---|