Jumat, 15 Mei 2026

Injil Katolik

Bacaan Injil Katolik Minggu 3 Agustus 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik

Mari simak bacaan Injil Katolik Minggu 3 Agustus 2025. Bacaan injil katolik lengkap renungan harian Katolik.Injil Lukas 12:13-21.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Bacaan Injil Katolik Minggu 3 Agustus 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik
TRIBUNFLORES.COM/IST
BACAAN INJIL KATOLIK - Gereja Katedral Keuskupan Ruteng, Manggarai, Flores, NTT.Mari simak bacaan Injil Katolik Minggu 3 Agustus 2025. Bacaan injil katolik lengkap renungan harian Katolik.Injil Lukas 12:13-21. 

Lalu katanya, ‘Inilah yang akan kuperbuat: Aku akan merombak lumbung-lumbungku, lalu mendirikan yang lebih besar, dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum serta barang-barangku.

Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya. Beristirahatlah, makanlah, minumlah, dan bersenang-senanglah!’

Tetapi Allah bersabda kepadanya, ‘Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu. Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu?’ Demikianlah jadinya dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri, tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik : Hidup Bukanlah Kekayaan yang Berlimpah" (Lukas 12:13-21)

> “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab hidup seseorang tidak tergantung pada kekayaannya, sekalipun berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari kekayaannya itu.” (Lukas 12:15)

Pendahuluan: Kehidupan yang Terjebak dalam Harta

Dalam renungan Katolik hari ini, kita merenungkan Injil Lukas 12:13-21. Yesus berbicara tegas mengenai bahaya keserakahan melalui perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh. 

Orang ini berpikir bahwa kebahagiaan hidupnya akan sempurna ketika ia memiliki lumbung yang besar untuk menampung semua kekayaannya. Namun, Yesus menyadarkan kita bahwa hidup tidak ditentukan oleh banyaknya harta.

Di tengah dunia modern yang mengagungkan kesuksesan material, sabda Yesus ini menjadi peringatan yang sangat relevan. Apakah hidup kita hanya diukur dari apa yang kita miliki? Apakah kita sudah mengandalkan Tuhan sebagai pusat hidup, ataukah kita terjebak pada ketamakan?

1. Akar Ketamakan dalam Hati Manusia

Yesus memulai dengan peringatan: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan.” (Luk 12:15). Ketamakan adalah keinginan tak terbatas untuk memiliki lebih banyak, meski sudah cukup. Dalam renungan Katolik hari Minggu 3 Agustus 2025 ini, kita diingatkan bahwa ketamakan bukan hanya soal uang, tapi juga bisa berupa keinginan akan popularitas, kekuasaan, dan hal-hal duniawi lain.

Ketamakan membuat kita lupa berbagi. Kita lebih fokus mengumpulkan, menumpuk, dan menyimpan. Ketamakan menutup hati dari belas kasih kepada sesama. Bahkan sering kali kita beralasan “menyimpan untuk masa depan,” padahal yang kita simpan jauh melampaui yang dibutuhkan.

2. Perumpamaan Orang Kaya yang Bodoh

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved