Sabtu, 18 April 2026

Berita NTT

Frids Wawo Lado dari NTT Ikuti Pelatihan Juru Bicara Infrastruktur

Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) mengutus Frids Wawo Lado, perwakilan dari Nusa Tenggara Timur

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Frids Wawo Lado dari NTT Ikuti Pelatihan Juru Bicara Infrastruktur
POS-KUPANG.COM/DOK. PRIBADI
PELATIHAN -Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) mengutus Frids Wawo Lado, perwakilan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainers (ToT) Juru Bicara Infrastruktur yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kamis (7/8/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  -Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) mengutus Frids Wawo Lado, perwakilan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainers (ToT) Juru Bicara Infrastruktur yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kamis (7/8/2025).

Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi MACI memperkuat jaringan juru bicara di 38 provinsi, guna mengawal komunikasi publik pembangunan infrastruktur nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dengan pelatihan ini, diharapkan akan lahir juru bicara infrastruktur yang kompeten dan mampu menjadi garda depan dalam menyampaikan capaian, tantangan, serta arah pembangunan nasional kepada publik dengan jernih dan kredibel.

 

Baca juga: CIS Timor Aktif Kampanyekan Perlindungan Anak di Kabupaten Kupang

 

 

Frids Wawo Lado menyampaikan rasa bangganya dapat mewakili NTT dalam kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut merupakan bekal penting bagi dirinya untuk membawa narasi pembangunan yang positif dan faktual di daerahnya.

"Saya berterima kasih kepada MACI atas kepercayaan ini. Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang bagaimana menjadi juru bicara infrastruktur yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik," ujar Frids, Jumat (8/8/2025) dalam pernyataannya. 

Ia menegaskan, sebagai juru bicara di tingkat provinsi, tugasnya tidak hanya menyebarkan pesan pemerintah, tetapi juga menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian menyampaikannya kepada pemangku kebijakan.

Menurut Frids, NTT memiliki potensi besar di sektor infrastruktur, mulai dari konektivitas antar wilayah, pembangunan jalan dan jembatan, hingga fasilitas publik yang menunjang perekonomian daerah. Namun, tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya membuat peran komunikasi publik menjadi krusial.

"Saya akan berupaya mengawal setiap informasi pembangunan di NTT agar masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas dan benar. Prinsipnya, rakyat harus tahu arah dan manfaat pembangunan yang sedang berjalan," katanya.

 

Baca juga: Pembersihan Rumput di Bahu Jalan Cabang Waling-Benteng Jawa, Manggarai Timur

 

Frids juga menilai semangat yang diusung MACI, yakni “Tuhan Maha Tahu, Rakyat Harus Diberitahu," menjadi pegangan dalam menjalankan tugasnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved