Gunung Lewotolok Erupsi
Gunung Lewotolok NTT 30 Kali Gempa Letusan 74 Kali Gempa Hembusan
Gunung Api Lewotolok NTT 30 Kali Gempa Letusan 74 Kali Gempa Hembusan 6 jam terakhir. Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-Gunung-Api-Lewotolok-NTT-30-Kali-Gempa-Letusan.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Stanislaus Ara Kian melaporkan kondisi gunung 6 jam terakhir Jumat 15 Agustus 2025, periode 00:00-06:00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Gunung api tertutup Kabut 0-I. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 23-24°C," tulis Stanislaus dikutip dari laman magma.esdm.go.id Jumat pagi.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-lali 3 Kali Tremor Non-Harmonik 1 Kali Gempa Tektonik Lokal 6 Jam Terakhir
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Lewotolok mengalami 30 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 11.3-28.9 mm, dan lama gempa 32-62 detik.
74 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.5-10.3 mm, dan lama gempa 25-34 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Gunung Lewotolok Erupsi
Gunung Lewotolok NTT 202 Kali Gempa
Gunung Lewotolok NTT 66 Kali Gempa Erupsi
Ile Lewotolok Lembata
Tribun Flores.com
| Gunung Lewotobi Laki-lali 3 Kali Tremor Non-Harmonik 1 Kali Gempa Tektonik Lokal 6 Jam Terakhir |
|
|---|
| Gunung Lewotolok di Lembata Dua Kali Erupsi Kamis Pagi, Tinggi Kolom Letusan 200-700 Meter |
|
|---|
| 6 Jam Terakhir Gunung Lewotolok NTT 66 Kali Gempa Erupsi 46 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|
| Gunung Lewotolok NTT 235 Kali Gempa Erupsi 174 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|
| 6 Jam Terakhir Gunung Lewotolok Lembata 66 Kali Gempa Erupsi 20 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|