Minggu, 3 Mei 2026

PLN UIP Nusra

Merdeka Air Bersih, PLN Tuntaskan Perbaikan Akses Air di Desa Nubahaeraka Lembata

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Merdeka Air Bersih, PLN Tuntaskan Perbaikan Akses Air di Desa Nubahaeraka Lembata
TRIBUNFLORES.COM/HO-DOK PLN UIP NUSRA
PERBAIKAN-PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperbaiki dan memelihara jaringan air bersih bersama yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bantuan perbaikan dan pemeliharan jaringan air bersih bersama yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pekerjaan perbaikan sarana  infrastruktur air bersih ini dimulai sejak 1 Agustus 2025 dan rampung pada 16 Agustus 2025. Sehingga, tepat saat perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebanyak 119 KK di Desa Nubahaeraka turut merayakan hadirnya akses air bersih yang telah lama dinantikan.

 

Baca juga: Harapan Besar Civitas Akademika Undana Tertunda karena Dugaan Korupsi Gedung FKKH

 

 

Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba Ladjar, menyampaikan apresiasi kepada PLN dan yayasan PAPHA atas kepedulian yang diberikan. PLN selama ini, kata Vinsensius, selalu hadir dan sigap menyelesaikan kesulitan yang dialami warga Desa Nubahaeraka.

"Terima kasih kepada PLN Peduli dan Yayasan PAPHA yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat yang selama ini diidam-idamkan. Papa, mama, silakan manfaatkan bantuan ini," ucap Vinsensius.

Vinsensius bercerita, selama ini warga Desa Nubahaeraka menghadapi kesulitan memperoleh air bersih. Jaringan air yang ada tidak lagi berfungsi karena pompa air tidak pernah dioperasikan, sementara sejumlah pipa patah akibat pohon tumbang. 

Kondisi tersebut membuat pasokan air dari mata air hingga ke Kantor Desa Nubahaeraka terhenti. Akibatnya, warga terpaksa membeli air bersih dari penjual keliling menggunakan mobil pikap dan jeriken.

"Lewat bantuan perbaikan jaringan pipa air ini, kini masyarakat dapat kembali menikmati akses air bersih yang lebih mudah," kata Vinsensius.

 

Baca juga: Rektor Undana Dukung Kejaksaan, Siap Kawal Transparansi Kasus Pembangunan Gedung FKKH

 

Hal senada disampaikan salah satu warga di Desa Nubahaeraka, Damasus Taru, warga di kampungnya sudah bertahun-tahun menantikan hadirnya air bersih. Karenanya, ia merasa senang dan terharu atas kolaborasi dari pemerintah desa, yayasan PAPHA, dan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah mewujudkan program bantuan ini.

"Kami masyarakat Desa Nubahaeraka mengucapkan terima kasih, karena berkat kerja sama semua pihak, air minum sudah dibawa naik ke kampung kami," kata Damasus.

Merasakan langsung kehadiran dan kerja nyata PLN bagi masyarakat, Damasus pun sangat menantikan dan mengharapkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei 10 MW, juga dapat berjalan lancar dan segera memberi penerangan, khususnya untuk Desa Nubahaeraka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved