Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Senin 25 Agustus 2025, Celakalah Kalian
Mari simak renungan Katolik Senin 25 Agustus 2025. Tema renungan Katolik celakalah kalian.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Hai kalian orang-orang bodoh dan orang-orang buta, manakah yang lebih penting, emas atau bait suci yang menguduskan emas itu? Dan kalian berkata, ‘Bila bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.’
Hai kalian orang-orang buta, manakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu? Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
Dan barangsiapa bersumpah demi bait suci, ia bersumpah demi bait suci dan juga demi Dia, yang diam di situ. Dan barangsiapa bersumpah demi surga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik :
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam sejahtera untuk kita semua. Permenungan dari bacaan hari ini, kita dihadapkan pada dua gambaran yang kontras: iman yang hidup dan berbuah dari jemaat di Tesalonika, serta kecaman keras Yesus terhadap kemunafikan para ahli Taurat dan orang Farisi. Tema "Celakalah kalian" mengajak kita untuk merenungkan tentang integritas, kebenaran, dan bagaimana kita menghidupi iman kita di hadapan Allah dan sesama.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Dari bacaan pertama dalam 1 Tesalonika 1:2b-5, 8b-10, Paulus mengungkapkan rasa syukurnya atas iman, kasih, dan pengharapan jemaat di Tesalonika. Ia mengingat pekerjaan iman mereka, usaha kasih mereka, dan ketekunan pengharapan mereka kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita. Paulus juga mengingatkan mereka bahwa Injil yang diberitakan kepada mereka bukan hanya kata-kata, tetapi juga kuasa Roh Kudus dan keyakinan yang kokoh. Iman mereka telah tersebar di mana-mana, dan mereka telah berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan benar, dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari surga. Kisah ini menunjukkan bagaimana iman yang sejati menghasilkan perubahan yang nyata dalam hidup dan menjadi kesaksian bagi orang lain. Dalam Injil Matius 23:13-22, Yesus mengucapkan serangkaian "celaka" terhadap ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, karena kemunafikan mereka. Ia mengecam mereka karena menutup pintu Kerajaan Surga bagi orang lain, karena mereka sendiri tidak masuk dan menghalangi orang lain untuk masuk.
Yesus juga mengecam mereka karena mereka menelan rumah janda-janda sambil mengucap doa yang panjang-panjang, karena mereka menjelajahi lautan dan daratan untuk menghasilkan satu orang Yahudi proselit, dan setelah ia menjadi demikian, mereka menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada mereka sendiri. Yesus juga mengecam mereka karena mereka bersumpah demi Bait Suci atau mezbah, tetapi tidak menghormati Allah yang mendiami Bait Suci atau persembahan yang ada di atas mezbah. Refleksi atas permenungan ini adalah tentang
Iman yang Hidup: Apakah iman kita hanya sekadar kata-kata, ataukah itu menghasilkan perubahan yang nyata dalam hidup kita? Apakah kita melayani Allah dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan kita? Integritas: Apakah kita jujur dan tulus dalam setiap aspek kehidupan kita, ataukah kita sering kali berkompromi dengan kebenaran demi keuntungan pribadi atau popularitas? Pengaruh: Apakah kita menjadi berkat bagi orang lain, ataukah kita justru menjadi batu sandungan bagi mereka? Apakah kita membuka pintu Kerajaan Surga bagi orang lain, ataukah kita menghalang-halangi mereka?
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: hari ini, marilah kita merenungkan panggilan untuk hidup dalam integritas dan kebenaran, seperti yang diajarkan oleh Yesus dan diteladankan oleh para rasul. Kedua, semoga kita diberi hikmat untuk mengenali kemunafikan dalam diri kita dan kekuatan untuk mengatasinya. Ketiga, maka mari kita berdoa agar kita selalu menjadi saksi yang hidup bagi kasih dan kebenaran Kristus di dunia ini. (sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Senin 25 Agustus 2025
Renungan Harian Katolik Senin 25 Agustus 2025
Bruder Pio Hayon SVD
Tribun Flores.com
| Injil Katolik Hari Senin 25 Agustus 2025 dan Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Senin 25 Agustus 2025, Pesta Fakultatif Santo Louis Lodevik IX, Pengaku Iman |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin 25 Agustus 2025 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Senin 25 Agustus 2025 |
|
|---|