Gunung Lewotobi Erupsi
6 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi 3 Kali Gempa Hembusan 3 Kali Tremor Non-Harmonik
6 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi 3 Kali Gempa Hembusan 3 Kali Tremor Non-Harmonik.Saat ini status gunung level III atau SIAGA.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-6-Jam-Terakhir-Gunung-Lewotobi-3-Kali-Gempa-NTT.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki, Yosef Suryanto, di Kabupaten Flores Timur, NTT, melaporkan aktivitas gunung api itu 6 jam terakhir periode 00:00-06:00 Wita, Rabu (27/8/2025).
Saat ini status gunung level III atau SIAGA.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Yosef dalam laporannya menyebutkan Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur laut dan timur.
Baca juga: Status Siaga, Gunung Lewotolok 22 Kali Gempa Letusan 23 Kali Gempa Hembusan
"Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur laut dan timur. Suhu udara sekitar 19.7-20.9°C,"tulis Yosef dikutip dari laman magma.esdm.id Rabu pagi.
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotobi laki-laki mengalami 3 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.2-2.9 mm, dan lama gempa 40-47 detik.
3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-2.9 mm, dan lama gempa 65-176 detik.
4 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5.1-14.8 mm, S-P 13-16 detik dan lama gempa 49-158 detik.
Rekomendasi
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.