Rabu, 8 April 2026

Mantan Bupati Alor Meninggal

Mantan Bupati Alor 2 Periode Meninggal, PAN NTT Kehilangan Kader Terbaik

Mantan Bupati Alor dua periode (2014–2024), kader PAN NTT yang berperan besar dalam pembangunan dan politik lokal.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Mantan Bupati Alor 2 Periode Meninggal, PAN NTT Kehilangan Kader Terbaik
TRIBUNFLORES. COM/HO-PAN NTT
MANTAN BUPATI ALOR - Mantan Bupati Alor dua periode Amon Djobo meninggal dunia di RSUD Kalabahi,  Kamis (26/3/2026) petang.PAN NTT Kehilangan Kader Terbaik 

Ringkasan Berita:
  • Mantan Bupati Alor dua periode (2014–2024), kader PAN NTT yang berperan besar dalam pembangunan dan politik lokal.
  • Program unggulan: Gerakan Membangun Menuju Alor Mandiri dengan tagline Tancap Gas, dikenal tegas dan blak-blakan.
  • Meninggal 26 Maret 2026 di RSUD Kalabahi pada usia 66 tahun, meninggalkan warisan prestasi dan pengaruh bagi Alor.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT) merasa kehilangan atas meninggalnya mantan Bupati Alor dua periode Amon Djobo di RSUD Kalabahi,  Kamis (26/3/2026) petang.

Sekretaris DPW PAN NTT Marthen Lenggu mengatakan, pihaknya menerima kabar dukacita itu Kamis sore dari DPD PAN Alor. Ia merasa terpukul atas kabar tersebut. 

"Atas nama DPW Partai Amanat Nasional menyatakan turut berdukacita mendalam. Kami kehilangan kader terbaik," katanya lewat sambungan telepon. 

Marthen berkata, Amon Djobo merupakan kader PAN yang produktif. Pada Pemilihan Legislatif tahun 2024 lalu, Amon Djobo berada di urutan kedua PAN di dapil VI DPRD NTT. Ia selisih suara dari rekannya di PAN, Syaiful Sengaji.

Baca juga: Simak Daftar Event di Flores Lembata Alor pada Februari 2026, Rekomendasi Destinasi Wisata

Besarkan PAN di Alor

Perolehan itu, menurut Marthen, menunjukkan bahwa magnet Amon Djobo masih kuat. Dia menilai, Amon Djobo juga terlibat dalam membesarkan PAN di Alor. Marthen berharap, keluarga yang ditinggalkan Amon Djobo kuat menghadapi peristiwa dukacita itu. 

"Beliau adalah tokoh di Alor, salah Bupati yang membuat banyak terobosan di Alor," katanya. 

Amon Djobo, kata Marthen, memiliki berbagai pencapaian dalam membangun Alor. Semua yang ditinggalkan perlu mendapat Alor apresiasi dan menjadi pemicu semangat bagi generasi selanjutnya. 

Sekalipun, Amon Djobo tidak lepas dari berbagai kontroversial. Bagi Marthen, itu merupakan hal lumrah sebagai seorang manusia. Paling penting adalah segala yang baik dan pernah dibuat Amon Djobo merupakan warisan dan menjadi contoh. 

"Hal baik yang dibuat beliau menjadi contoh bagi kita untuk membangun Kabupaten Alor," katanya. 

Marthen mengaku, semua kader PAN NTT ikut merasakan peristiwa pilu ini. Kabar wafatnya Amon Djobo juga telah dilaporkan ke DPP PAN. Secara khusus, PAN Alor diinstruksikan untuk membantu proses pengurusan jenazah hingga selesai. 

"Beliau adalah orang baik, orang yang tegas, orang yang punya beban terhadap daerah dan beliau telah berbuat banyak bagi PAN," ujar dia. 

Sebagai informasi, Amon Djobo meninggal dunia pada usia yang ke-66 tahun. Dia merupakan Bupati ke-14 Alor dan menjabat dua periode yakni 2014 hingga 2024.

Amon Djobo lahir di Purawematang Kecamatan Pulau Pura Kabupaten Alor pada 22 Februari 1960 silam. Ia memulai kariernya sebagai Camat Alor Timur tahun 1991 sampai 1995.

Dia kemudian dipercaya menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Alor tahun 2002, 
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Alor dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Alor serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum pada tahun 2011.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved