Berita Flores Timur
Penjabat Bupati Flotim Minta Jepang Bantu Kesehatan dan Pendidikan
Penjabat Bupati Flores Timur,Doris Alexander Rihi mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta,Kamis 28 Juli 2022 menemui Wakil Duta Besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/DITERIMA-KEDUBES-JEPANG.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda
TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi mengunjungi Kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Kamis 28 Juli 2022 menemui Wakil Duta Besar Jepang, Mr. Tamura Masami.
Kehadirannya menjalin silaturahmi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah membantu pemerintah dan masyarakat Flores Timur pada tahun 2019. Bantuan yang diterima yakni, 11 unit sepeda motor yang ditempatkan di Puskesmas Lite dua unit, Puskesmas Waiwadang tiga unit, Puskesmas Ritaebang tiga unit dan Puskesmas Baniona tiga unit.
Selain itu, Pemkab Flotim juga menerima tiga unit ambulance. Mobil ambulance ini ditempatkan di Puskesmas Lite satu unit, Puskesmas Waiwadan satu unit, dan Puskesmas Baniona satu unit.
"Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Flores Timur, " ujarnya kepada wartawan, Jumat 29 Juli 2022.
Baca juga: Ombudsman NTT Dorong Pelayanan Publik yang Maksimal di Flores Timur
Dia berharap, perhatian, kepedulian dan bantuan yang pernah diberikan dapat terjalin kembali sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari Pemerintah Jepang, dalam mendukung pembangunan di Flores Timur secara berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, Doris juga mempromosikan potensi kekayaan alam kabupaten Flores Timur untuk menjadi destinasi wisata dunia. Pasalnya, di tempat ini memiliki wisata religi, wisata budaya, wisata alam, dan wisata bahari. Tak hanya itu, Doris juga mempromosikan sumber daya alam serta hasil komoditi berupa mente, kakao, kopra, vanili, dan ikan.
"Flotim sangat membutuhkan bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, sanitasi, lingkungan hidup dan penanganan sampah. Ini menjadi topik diskusi yang menarik dibahas dalam pertemuan itu,” kata Doris.