Berita Ende

Perumda Kelimutu Punya 100 Liter Perdetik Air Minum Belum Terpakai

El Nino yang melanda berbagai tempat di muka bumi berdampak terhadap suplai air minum bersih, tidak demikian dengan Perumda Kelimutu di Kabupaten Ende

|
Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/EUGENIUS MOA
Direktur Perumda Kelimutu Ende, Yustinus Sani, SE dengan latar belakang pengolahan air minum di Kantor Perumda Ende, Senin 28 Agustus 2023. 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Ketika masyarakat di banyak tempat di Pulau Flores, Provinsi NTT  bahkan Indonesia mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari karena dampak El Nino saat ini, justru sebaliknya dengan masyarakat Kabupaten Ende di Pulau Flores.

Warga kabupaten di bumi Pancasila ini mengalami ketersediaan air minum yang melimpah memenuhi kebutuhan hidup. Perumda Kelimutu justru memiliki  persediaan air yang belum dipakai sebanyak 100 liter/detik.

“Untuk wilayah Ende ada kapasitas yang belum terpakai sebesar 100 liter/detik. Perumda Kelimutu tidak hanya mengandalkan sumber mata air, tetapi juga air permukaan atau air sungai yang telah diolah,”kata Yustinus Sani, Direktur Perumda Kelimutu, kepada pos-kupang.com dan tribunflores.com, Senin 28 Agustus 2023 di Ende.

Yustinus menerangkan, konsentrasi pelayanan air minum bersih terbanyak pada  unit pelayanan Ende yang  mencakup empat wilayah yakni Ndona, Ende Timur, Ende Tengah, Ende Utara dan Ende Selatan sejumlah 11.473 sambungan rumah. Pelayanan ini didukung sumber mata air Ae Kipa, Ae Pana dan mata air Woloare, selain dua sungai besar, Kali Wolowona dan di bagian timur dan Nangaba di barat  Kota Ende.

Baca juga: Kepala Desa di Ende Kirim Surat Tanggapi Daftar Calon Sementara Bakal Calon Legislatif

Namun unit pelayanan Maurole di pantai utara Kabupaten Ende disuplai dari mata air Ae Ino diakui Yustinus mengalami penurunan debit dari semula 6 liter/detik menurun setengah liter sampai 1 liter/detik. Meski penurunan debit itu menurut Yustinus tidak berdampak siginifikan terhadap suplai kebutuhan air minum bersih bagi 457 pelanggan.

Dirincikannya, keseluruhan pelayanan Perumda Kelimutu mencakup 14.521 pelanggan, namun yang aktif 12.333 pelanggan atau sambungan rumah.  Pelayanan itu tersebar di wilayah Detusoko 149 pelanggan, Ende 11.473, Nangapenda 753, Kelimutu 153, Wolowaru 450, Nangaba 614, dan wilayah Lio Timur 386 pelanggan.

Walaupun persediaan air minum sangat besar, diakui Yustinus, cakupan pelayanan belum mencapai 50 persen dari total  penduduk Kabupaten Ende sebanyak 273.553 jiwa. Perumda Kelmutu baru menjangkau 73.398 jiwa penduduk Ende dari 12.333 sambungan rumah.

“Cakupan masih kecil, masyarakat di beberapa wilayah mendapat pelayanan air minum bersih dari Pamsimas, proyek Kementrian PUPR dan dan juga air desa yang dibangun dari  pemerintahan desa setempat,” kata Yustinus.

Baca juga: Tangga Dermaga Kayu di Pantai Bita Ende Hilang

Perumda Kelimutu, diakui mantan legislator Ende juga berminat mengelola air minum bersih yang dibangun oleh Pamsimas maupun pemerintah desa bilamana ada  penyerahan oleh pemerinath daerah. Proses tersebut berlangsung berjenjang.

“Paling penting perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kalau pelayanan kita sudah baik, pelanggan akan tetap memilih kita. Perbaikan pelayanan dilakukan secera terus menerus,”ujar Yustinus. *

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved