Berita Manggara Timur

Anti Kemiskinan, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur Dukung Efisiensi Anggaran

Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur anti terhadap masalah kemiskinan.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
TRIBUNFLORES.COM/ROBERTUS ROPO
TIBA-Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan Tarsisius Sjukur tiba di Borong, Manggarai Timur, Senin 3 Maret 2025. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur anti terhadap masalah kemiskinan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Manggarai Timur Agas Andreas usai kegiatan misa syukur atas pelantikan bupati dan wakil bupati Manggarai Timur yang berlangsung di kediamannya di Mondo, Borong, Senin 3 Maret 2025 malam. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Agas mengatakan ia bersama wakil bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Manggarai Timur yang telah memberikan dukungan sampai dengan pelantikan menjadi bupati dan Wakil Bupati. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Agas juga menceritakan pengalaman mulai dari persiapan pelantikan di Istana Negara hingga mengikuti retret di Magelang bersama seluruh pimpinan daerah.

Menurutnya dalam mengikuti kegiatan itu tentu perlu penyesuaian yang cukup berat dan cukup melelahkan saat retret. 

Baca juga: HASIL Liga 4 ETMC 2025: PSKN Kefamenanu Petik Tiga Poin Via Gol Cantik Kino Riberu 

 

 

Saat mengikuti retret, mereka mendapatkan banyak wejangan dari para menteri dan Presiden RI Prabowo. Kegiatan pelantikan dan retret itu bertujuan menyamakan presepsi antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 

"Dari seluruh rangkaian kegiatan itu, satu poin yang saya pegang sampai sekarang bahwa mau menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah. Karena tidak ada misi lain selain misi presiden yang mesti diterjemahkan di masing-masing daerah," ujarnya. 

Karena itu, kata Bupati Agas, tugas mereka adalah merevisi kembali rencana program kerja sejalan dengan program Asta cita presiden Prabowo untuk Manggarai Timur yang lebih baik. Salah satu impiannya adalah mengetaskan masalah kemiskinan. 

"Ketika Pak SBY bertanya apa yang kamu impikan ke depan ketika menjadi seorang kepala daerah, dan saya punya impian sederhana yaitu saya ini anak orang miskin, karena itu saya paling benci dengan kemiskinan itu," ujarnya.  

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu Abu 5 Maret 2025, Mengendalikan Diri

Menurut Bupati Agas, masalah kemiskinan merupakan tugas berat ke depan. Sesuai data yang dipaparkan NTT adalah tingkat kemiskinan ke-3 di Indonesia termasuk Manggarai Timur juga tergolong miskin. 

Menurutnya, kemiskinan itu bukan takdir tapi pilihan hidup. Karena itu, tugas kedepan untuk mengetaskan masalah kemiskinan itu adalah tugas bersama untuk merubah mainset masyarakat dari mental kemiskinan dan untuk keluar dari kemiskinan harus mempunyai motivasi dari diri kita sendiri didukung dengan SDM yang baik. 

Karena itu, kata Bupati Agas, demi kesejahteraan masyarakat, ia menyambut baik terkait efesiensi anggaran dari Presiden RI. Menurutnya, dengan program ini akan berdampak baik terkait perputaran ekonomi masyarakat. 

Bupati Agas juga menargetkan total perolehan dari hasil efesiensi harus mencapai Rp 40 miliar. 

Karena itu, ia meminta agar tidak boleh pengadaan mobil dinas baru bagi Bupati, wakil bupati dan pimpinan DPRD, memangkas uang perjalanan dinas 50 persen, kurangi rapat di hotel dan pemotongan bagi kegiatan-kegiatan yang tidak penting. 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved