Berita Belu
Bupati Belu, Forkopimda, Komunitas Ojol dan Masyarakat Doa Bersama untuk Affan Kurniawan
Bupati Belu, Willybrodus Lay bersama jajaran Forkopimda, Forkopimda Plus, tokoh agama, komunitas ojek online (ojol), TNI/Polri, pemuda
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA- Bupati Belu, Willybrodus Lay bersama jajaran Forkopimda, Forkopimda Plus, tokoh agama, komunitas ojek online (ojol), TNI/Polri, pemuda gereja dan masjid, paguyuban K2S, Sidomukti, Warga Belu Lamongan (WBL), aliansi mahasiswa Cipayung Belu, serta masyarakat umum melaksanakan doa bersama di titik nol Kota Atambua, tepatnya di depan Gereja Katedral Atambua, Sabtu (30/8/2025) malam.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk duka cita dan penghormatan atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas akibat kericuhan ketika mobil rantis Brimob melintas di wilayah Pejombongan, Jakarta.
Acara ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Romo Kris Fallo, Pr, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembakaran lilin serta peletakan bunga sebagai simbol doa dan solidaritas.
Baca juga: PMKRI Cabang Kefamenanu Kecam Tindakan Polisi yang Renggut Nyawa Pengemudi Ojol di Jakarta
Dalam kesempatan itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas peristiwa yang menimpa almarhum Affan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Belu untuk tetap menjaga kedamaian serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.
“Kita berduka atas meninggalnya saudara Affan. Mari kita menjaga kabupaten kita, menjaga kota kita, dan berdoa bersama agar Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.
"Damai itu indah, mari kita mulai perdamaian dari Belu untuk Indonesia. Jika ada persoalan atau aspirasi, mari kita bicarakan melalui dialog. Pemerintah, aparat, tokoh agama, dan semua pemangku kepentingan siap mendengar dan mencari jalan keluar terbaik,” ungkap Bupati Willy. Sementara itu, perwakilan komunitas ojol, Albert Beno, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat.
Ia menilai inisiatif menggelar doa bersama ini menjadi wujud nyata kepedulian dan persaudaraan.
“Kami sangat berterima kasih karena pemerintah dan berbagai unsur organisasi telah mengajak kami berdiskusi dan bersama-sama menyampaikan kepedulian ini. Kami tidak sendiri," tuturnya.
"Kami ingin mengingatkan juga, bahwa menyampaikan aspirasi boleh, tetapi jangan dengan cara merusak, apalagi terjebak pada provokasi di media sosial. Mari kita saling menghargai, rendah hati, dan menjaga damai,” tegasnya.
Aksi damai tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa solidaritas. (gus)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
PKK NTT Rumuskan Enam Poin Kesepakatan Bersama dalam Rapat Koordinasi 2025 |
![]() |
---|
PMKRI Cabang Kefamenanu Kecam Tindakan Polisi yang Renggut Nyawa Pengemudi Ojol di Jakarta |
![]() |
---|
Warga Manggarai Timur Gotong-Royong Secara Swadaya Bangun Jembatan di Wae Mokel |
![]() |
---|
Bupati Manggarai Launching Pengembangan Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru Wae Naong Cibal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.