Penemuan Mayat di Ende
Pelajar SMK di Ende Tewas dalam Kamar, Sempat Curhat: Dia Bilang Malas Saja
Siswi SMK di Ende tewas dalam kamar kosnya. Pelajar SMK itu sempat curhat ke temannya bahwa ia malas dengan orang kantor.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/EVAKUASI-KORBAN-Polisi-saat-evakuasi-korban-gantung-diri.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Satu minggu sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar kosnya, HGM (18) sempat curhat kepada temannya berinisial DM.
Sebelumnya, HGM ditemukan tewas dalam kamar di Jalan Durian RW. 06/RW.03, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.
HGM merupakan pelajar sebuah SMK di Ende yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di sebuah instansi vertikal di Ende.
Menurut DM, HGM sempat curhat ke dirinya yang merupakan teman satu sekolah yang juga teman akrab korban di kos-kosan tersebut.
Baca juga: Teman Korban Teriak Histeris Lihat Pelajar SMK di Ende Tewas dalam Kamar Kos
Korban kesal dengan orang-orang di kantor tempat HGM melaksanakan praktik kerja lapangan.
HGM sudah memasuki empat bulan melaksanakan praktik kerja lapangan di Ende.
"Dia hanya bilang malas dengan orang kantor saja, yang lain-lain tidak ada, tidak tahu kenapa, dia hanya bilang malas saja, itu sekitar satu minggu lalu, kami praktik sudah tiga bulan lebih masuk empat bulan ini," ungkap DM.
Selain keluhan itu, DM selaku teman akrab korban mengaku tidak ada keluhan lain baik masalah keluarga ataupun masalah percintaan.
Selama kurang lebih satu bulan tinggal di kos tersebut, kata DM, korban berkomunikasi seperti biasa dengan penghuni kos lainnya terutama dengan dirinya. Bahkan, handphone milik korban sering dipegang oleh DM.
"Dia punya HP juga saya sering pegang, buka-buka baca chat WhatsApp, tapi tidak ada masalah, tidak ada komunikasi dengan keluarga atau teman dekat dia (red: korban) yang bahas masalah, aman-aman saja," terang DM yang terlihat sangat terpukul dengan kejadian tersebut.
Sebelum ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, DM yang baru pulang dari tempat praktik di salah satu kantor pemerintahan berbeda dengan korban di Kota Ende sekitar pukul 16.00 WITA, DM sempat mengetuk pintu kamar korban namun tidak ada jawaban.
"Saya sempat ketuk pintu kamarnya dia, tapi tidak ada jawaban, saya pikir dia tidur, mau masak juga saya seperti tidak tenang sampai kakak ini (sambil menunjuk TSA yang duduk di sebelahnya) penasaran dan naik ke atas lihat dia, tapi sudah begitu, langsung saya syok, saat itu saya ada di kamar," ujar DM dengan raut wajah sedih.
Ia juga mengatakan, setiap hari korban biasanya pulang dari kantor tempat praktik sekitar pukul 15.00 wita, namun hari itu, korban pulang lebih awal yakni sekitar pukul 10.00 wita.