Berita Ende
Pengembangan Sapi Bali di Maukaro, UNDIP dan Pemda Ende Dorong Kesejahteraan Masyarakat Transmigrasi
Selama lebih dari tiga bulan, Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Luaran 2 (TEP UNDIP Luaran 2) melakukan berbagai kegiatan
Penulis: Cristin Adal | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/UNDIP-dan-Pemda-Ende.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Pengembangan Sapi Bali menjadi fokus utama program Ekspedisi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende.Ā
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi melalui penguatan kelembagaan desa, kapasitas peternak, serta pembangunan Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT) berbasis komoditas unggulan lokal.
Program yang berlangsung sejak 27 Agustus hingga 1 Desember 2025 ini memasuki tahap akhir dengan Focus Group Discussion (FGD) Final, yang digelar pada Senin (1/12/2025) di Ruang Garuda, Aula Lantai 2, Kantor Bupati Ende.
Selama lebih dari tiga bulan, Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Luaran 2 (TEP UNDIP Luaran 2) melakukan berbagai kegiatan strategis, mulai dari survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, pemetaan potensi wilayah dan struktur sosial-ekonomi, hingga penentuan komoditas unggulan melalui FGD partisipatif bersama pemangku kepentingan desa dan kecamatan.Ā
Ā
Baca juga: BPP Riaraja Ende Gelar Sekolah Lapang Genta Organik, Pertemukan Petani dan Siswa
Ā
Ā
Strategi pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang juga diformulasikan, termasuk analisis rantai nilai dan pemetaan potensi ekonomi komoditas secara spasial.
Komoditas Sapi Bali dipilih sebagai fokus utama karena memiliki potensi besar dalam ekonomi lokal, ketersediaan lahan, karakteristik masyarakat, serta peluang pasar antarpulau.Ā
Dalam FGD Final, TEP UNDIP Luaran 2 memaparkan rancangan penguatan kelembagaan berbasis desa, dengan model integratif yang menempatkan BUMDesma (Badan Usaha Milik Desa Bersama) sebagai pusat aktivitas ekonomi ternak ruminansia besar antar-desa, mendukung pemasaran antar pulau.
FGD Final turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, beserta perwakilan perangkat daerah seperti Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja sebagai koordinator program pengembangan Sapi Bali.
Wakil Bupati Ende menegaskan bahwa kolaborasi akademik UNDIP dengan kelembagaan desa menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat transmigrasi.
āDengan adanya pengembangan Sapi Bali di Kawasan transmigrasi Maukaro, kami mendukung penuh dan semoga hal ini menjadi model kolaboratif bagi wilayah Kabupaten Ende maupun Nusa Tenggara Timur,ā ujar Dominikus Minggu Mere.
TEP UNDIP Luaran 2 menegaskan komitmen untuk mendampingi proses kelembagaan, meningkatkan kapasitas peternak, serta memperkuat rantai nilai, sehingga Sapi Bali Maukaro mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Ketua TEP UNDIP Luaran 2, Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM, menambahkan:
āKami berharap apa yang kami susun bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan komunitas tentang Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi Peternakan Sapi Bali akan terwujud. Kami siap mendukung dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, berkolaborasi dengan universitas lokal di NTT.ā
Melalui program ini, masyarakat transmigrasi di Maukaro diharapkan memperoleh peningkatan kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi melalui pengembangan peternakan berbasis potensi lokal. (ADV)
Sumber: Tim Ekspedisi Patriot Ende/Universitas Diponegoro
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News
Ā
| BPP Riaraja Ende Gelar Sekolah Lapang Genta Organik, Pertemukan Petani dan Siswa |
|
|---|
| Dinkes Ende dan TP PKK Gelar Aksi Bersama Imunisasi Anak dan IVA Test di Puskesmas Kota Ende |
|
|---|
| Kabupaten Ende Miliki 27 Dinas dan 6 Badan Daerah, Ini Daftar Lengkapnya |
|
|---|
| Daftar SMP di Kabupaten Ende Tahun 2025 |
|
|---|
| Pendidikan SMA di Ende Meningkat, 21 Sekolah Aktif BeroperasiĀ |
|
|---|