Sabtu, 9 Mei 2026

Banjir Rob di Ende

Gelombang Rob Hantam Paupanda Ende, 8 Rumah Rusak Berat

Cuaca ekstrem dan gelombang rob sejak 19 Januari menyebabkan 8 rumah di Paupanda Bawah II rusak berat, 4 rumah tambahan rusak pada 21 Januari.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gelombang Rob Hantam Paupanda Ende, 8 Rumah Rusak Berat
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
ABRASI - Abrasi pantai di wilayah Lingkungan Paupanda Bawah II, RT 009/RW 005, Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Flores, NTT, Rabu (21/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem dan gelombang rob sejak 19 Januari menyebabkan delapan rumah di Paupanda Bawah II rusak berat, empat rumah tambahan rusak pada 21 Januari.
  • Warga terdampak dipindahkan ke lokasi lebih aman atau tinggal di rumah keluarga terdekat untuk menghindari risiko lanjutan.
  • Melakukan pemantauan, pendataan, dan upaya bantuan darurat, sekaligus merencanakan pembangunan tanggul penahan ombak di wilayah terdampak.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Cuaca ekstrem yang melanda pesisir selatan Kabupaten Ende menyebabkan abrasi pantai di wilayah Lingkungan Paupanda Bawah II, RT 009/RW 005, Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende.

Peristiwa abrasi akibat gelombang rob ini terjadi sejak Minggu (19/1/2026) dan berdampak serius terhadap permukiman warga. 

Hingga Rabu (21/1/2026) malam, tercatat sebanyak delapan unit rumah warga mengalami rusak berat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rukun Lima, Aipda Zaiid Ebbas, menjelaskan, dari delapan rumah yang rusak, empat unit terdampak lebih dahulu, sementara empat unit lainnya mengalami kerusakan tambahan pada Rabu (21/1/2026) malam.

Baca juga: Banjir Rob di Paupanda, Ende, 26 Rumah Rusak Berat, 331 Jiwa Mengungsi

Gelombang Rob

“Total ada delapan rumah yang rusak berat akibat gelombang rob. Kejadiannya sejak tanggal 19 Januari. Empat rumah rusak lebih dulu, lalu bertambah empat rumah lagi tadi malam,” jelas Aipda Zaiid Ebbas, Kamis (22/1/2026)

Adapun warga yang rumahnya terdampak abrasi yakni rumah milk Ramadan Abduraman, Bugis Puatika, Ikhwan Hamid, Rosmini, Muktar Webi, Dewi Nurdin, Nurmin dan Lasa Sala

Untuk sementara, warga yang terdampak telah diimbau agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan tinggal di rumah keluarga terdekat guna menghindari risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem dan gelombang pasang.

Pihak kepolisian bersama aparat setempat terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk penanganan lebih lanjut.

BPBD Ende Tinjau Lokasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Ende saat ini terjun ke lokasi guna melakukan identifikasi kerusakan serta pendataan warga yang terdampak.

Dijelaskan Kepala Pelaksana BPPD Ende, Marselus Ekleanus Meta, warga terdampak di sekitar pesisir Kelurahan Paupanda selama ini tinggal di wilayah yang tidak seharusnya karena wilayah itu masuk daerah pasang tertinggi.

"Garis sempadan pantai kan 0-100 tapi itukan sudah masuk daerah pantai itu," kata Ekleanus Meta, Kamis (22/1/2026).

Disebutkan Kalak BPBD Ende yang akrab disapa Sil Meta, pihaknya akan memperjuangkan pembangunan tanggul penahan ombak.

Selain itu, pihaknya juga akan berupaya memberikan bantuan darurat bagi warga yang terdampak.

"Kita upayakan untuk bantuan kemanusiaan itupun dalam pertimbangan yang cukup yang sudah kami rapat di internal kami dengan Pak Plt Sekda dan para Kabid," pungkasnya. (Bet)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved