Minggu, 3 Mei 2026

Berita Ende

Sidak RSUD Ende, Bupati Badeoda: Jangan Lagi Ada Keluhan Masyarakat Soal Pelayanan

“Saya minta jangan ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di rumah sakit ini. Ketersediaan obat

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Sidak RSUD Ende, Bupati Badeoda: Jangan Lagi Ada Keluhan Masyarakat Soal Pelayanan
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO.DISKOMINFO ENDE
SIDAK -  Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat melakukan inspeksi mendadak di salah satu ruangan di RSUD Ende, Kamis (22/1/2026) 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Kamis (22/1/2026). 

Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Gabriel Dala, Bupati Yosef Badeoda disambut Direktur RSUD Ende, dr. Ester Jelita Puspita, beserta jajaran manajemen rumah sakit. 

Setibanya di rumah sakit milik Pemkab Ende itu, Bupati Yosef Badeoda langsung meninjau Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta sejumlah fasilitas penunjang di sekitarnya.

Dalam kesempatan kunjungan itu, Bupati Yosef Badeoda menegaskan agar tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait fasilitas maupun pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

 

Baca juga: Gelombang Rob Hantam Paupanda Ende, 8 Rumah Rusak Berat

 

 

“Saya minta jangan ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di rumah sakit ini. Ketersediaan obat di apotek harus lengkap. Jangan sampai pasien atau keluarga pasien harus keluar rumah sakit untuk membeli obat di apotek luar,” tegas Bupati Badeoda.

Selain ketersediaan obat, orang nomor satu di Kabupaten Ende itu juga menyoroti sejumlah fasilitas penunjang lainnya, termasuk ketersediaan air bersih yang dinilai sangat vital dalam pelayanan kesehatan.

Penempatan toilet IGD juga menjadi perhatian serius. 

Menurut Bupati, lokasi toilet yang berada di luar area IGD tidak efektif dan menyulitkan pasien maupun keluarga pasien. 

Ia pun meminta manajemen RSUD Ende segera melakukan relokasi toilet agar berada di dalam area IGD.

Tak hanya itu, alat nebulizer di IGD juga tak luput dari perhatian. 

Politisi PDI-P itu meminta agar penggunaan alat tersebut dibedakan antara pasien infeksi, non-infeksi, serta pasien anak-anak guna mencegah penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved