Kebakaran di Ende
Gudang Logistik PLN Ende Terbakar, Petugas Damkar Tiga Jam Padamkan Api
Kebakaran hebat terjadi di Kantor UPP NUSRA 2 Gudang Logistik PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende, Senin (26/1/2026) malam.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PLN-di-Ende-Terbakar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gudang Logistik PLN ULP Ende terbakar pada Senin malam (26/1/2026) sekitar pukul 18.30 Wita; api berasal dari plafon dan cepat membesar karena banyak material mudah terbakar
- Pemadaman berlangsung lebih dari 3 jam, melibatkan 30 personel Damkar, Polres Ende, TNI, water canon, serta suplai air dari lebih 15 unit tangki.
- Tidak ada korban jiwa, namun penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Kebakaran hebat terjadi di Kantor UPP NUSRA 2 Gudang Logistik PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende, Senin (26/1/2026) malam.
Kebakaran yang melanda gudang logistik ini membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) harus bekerja keras selama lebih dari tiga jam untuk menjinakkan api.
Plt Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Ende, Piter Mithe, menjelaskan sejumlah kendala yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman diantaranya cuaca angin kencang yang mempersulit pengendalian api.
Selain itu, kendala yang dihadapi berupa ramainya masyarakat yang memenuhi area sekitar kebakaran serta masuknya orang yang tidak berkepentingan ke area kebakaran tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) dan pengaman.
Baca juga: BREAKING NEWS: Balita di Sikka Ditemukan Meninggal dalam Lubang MCK
Kronologis
Menurut keterangan saksi dalam laporan Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Ende, kebakaran bermula sekitar pukul 18.30 Wita.
Saksi yang merupakan seorang cleaning service bernama Edy Embul, menceritakan, api muncul dari area plafon dan dengan cepat menyebar ke seluruh ruangan.
Ruangan yang terbakar merupakan kantor yang berisi lemari kayu dan penuh dengan berkas serta dokumen, sehingga api dengan mudah membesar karena banyaknya bahan kering yang mudah terbakar.
Untuk memadamkan api, Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Ende menerjunkan 30 personel Damkar, 1 unit mobil pemadam kebakaran serta 1 unit mobil tanki suplai air
Selain itu, upaya pemadaman juga dibantu sejumlah besar anggota Kepolisian Resor Ende dengan 1 unit kendaraan water canon, serta anggota TNI Kodim 1602 Ende.
Setiba di lokasi, satgas pemadam kebakaran langsung melakukan pemadaman sesuai SOP.
Dua jalur selang digunakan untuk memadamkan api di area pinggir guna mencegah penyebaran ke area sekitar.
Setelah area aman, pemadaman difokuskan pada titik api utama.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 3 jam 30 menit.
Petugas juga dibantu suplai air lebih dari 15 unit dari Perusahaan Air Simpati, Perusahaan Air Fernando, serta kendaraan tanki dari Lapas Ende.
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, belum ada laporan mengenai jumlah kerugian yang dialami.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News