Berita Ende
Pemda Ende Tiru Singapura, Buka Ruang Bermain Anak di Stadion Marilonga
Stadion Marilonga Ende dibuka untuk anak dan keluarga melalui program Family for Life, menawarkan bermain, belajar, dan berolahraga Jumat-Minggu.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
Ringkasan Berita:
- Stadion Marilonga Ende dibuka untuk anak dan keluarga melalui program Family for Life, menawarkan ruang bermain, belajar, dan berolahraga setiap Jumat–Minggu.
- Bupati Yosef Badeoda menekankan program ini terinspirasi dari Singapura, murah namun bermanfaat, sekaligus untuk meningkatkan PAD dan tetap menjaga fasilitas stadion.
- Masyarakat antusias mengikuti kegiatan peluncuran yang diselingi Zumba dan pembagian hadiah, berharap tiket masuk nantinya terjangkau.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Usai menjadi venue utama gelaran Piala Gubernur Zona NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV beberapa waktu lalu, kini Stadion Marilonga di Kabupaten Ende dibuka untuk ruang bermain anak dan keluarga.
Konsep Family for Life yang digagas Pemerintah Kabupaten Ende ini secara resmi dilaunching pada Jumat (30/1/2026) sore yang dihadiri ASN, masyarakat hingga pelajar.
Launching Family For Life ditandai dengan pelepasan balon.
"Families for Life ini, kita memilih waktu untuk keluarga, ini program yang terlihat sederhana tapi ini luar biasa, dan saya baru lihat, GBK di Jakarta itu belum juga seperti ini, memang sama tapi kita mengikuti contoh dari Singapura ini," kata Bupati Yosef Badeoda sebelum melepas balon tanda resmi dilaunchingnya Stadion Marilonga sebagai ruang bermain anak dan keluarga.
Baca juga: Bupati Ende Tidak Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Ende : Kan Sudah Tunda
Buka Ruang
Lebih lanjut, Bupati Badeoda menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Ende membuka ruang bagi anak-anak untuk bisa bermain dan belajar serta meningkatkan diri tidak hanya bermain gadget.
Selain itu, ruang itu juga menjadi wadah bermain dan belajar bersama keluarga dan teman-teman berinteraksi.
"Untuk awal kita akan buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu, itu kita beri ruang untuk pagi dan sore, kita ciptakan lingkungan ini biar sehat bersama keluarga dan teman-teman, orang dewasa juga boleh, nanti ada track lari jadi bisa jogging pagi dan sore," jelasnya.
Ia juga berencana bakal melengkapi beberapa fasilitas seperti taman di Stadion Marilonga untuk tempat bermain anak dan keluarga serta sejumlah sarana olahraga.
"Akan kita kenakan biaya masuk tapi setelah semua fasilitas sudah siap," katanya.
Bupati Yosef Badeoda meyakinkan aktivitas tersebut tidak akan menggangu fasilitas utama di Stadion Marilonga terutama rumput dan sejumlah fasilitas lainnya dan akan dirawat setiap hari.
Program ini, kata dia juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia juga mengklaim, program ini merupakan pertama kali di Provinsi NTT dan inspirasi ini didapat saat dirinya mengikuti kegiatan Lemhanas beberapa waktu lalu di Singapura.
"Saya belajar waktu saya ikut Lemhanas dan saya di Singapura, disana kita melihat apa yang terjadi disana dan itu menjadi inovasi kita di Ende, ini inovasi yang murahan dan tidak perlu teknologi, ini sangat murah tapi sangat bermanfaat untuk kita karena kita ciptakan lingkungan untuk anak dan keluarga," pungkasnya.
Susan, salah seorang warga Kota Ende yang ikut hadir dalam peluncuran itu mengaku sangat antusias dengan kegiatan semacam itu.