Idul Fitri 2026
Warga Ende Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Sinta: Semoga Masih Ada Lagi
Warga menilai Gerakan Pangan Murah digelar pemerintah selama tiga hari menjelang hari raya keagamaan sangat membantu kebutuhan dapur.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BERI-PENJELASAN-Sinta-warga-Kota-Ende-memberikan-pengakuan-kepada-media-di-Ende.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Ende membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih murah menjelang Idul Fitri dan Nyepi 2026.
- Selama tiga hari pelaksanaan di tiga lokasi, 17 ton beras SPHP habis terjual dan ratusan warga antusias berbelanja.
- Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Ende bersama Bank Indonesia dan sejumlah mitra ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan serta menekan harga pangan.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan NTT dengan melibatkan sejumlah mitra mendapat apresiasi dari warga Kota Ende.
Warga menilai Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pemerintah selama tiga hari menjelang hari raya keagamaan sangat membantu kebutuhan dapur.
Sinta, warga Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur berharap agar GPM tidak berhenti sampai hari ini.
"Harapannya mungkin besok ada lagi, karena masyarakat ada yang belum tahu, GPM ini sangat membantu kebutuhan dapur," ujar Sinta disela-sela berbelanja di halaman Kantor Bupati Ende, Senin (16/3/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda Asal Ende Tewas di Tambrauw, Papua Barat Daya, Diserang OTK
Warga Antusias
Antusiasme warga terhadap program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Ende sangat tinggi.
Dalam waktu tiga hari pelaksanaan, sebanyak 17 ton beras SPHP habis terjual kepada masyarakat.
Program yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan NTT ini bertujuan menekan laju inflasi harga kebutuhan pokok menjelang dua hari raya besar, yakni Idul Fitri dan Nyepi tahun 2026.
Pelaksanaan GPM dilakukan di tiga lokasi berbeda.
Pada hari pertama, Kamis (12/3/2026) di halaman Stadion Marilonga, Kecamatan Ende Timur, tercatat sekitar 5 ton beras terjual kepada warga.
Keesokan harinya, Jumat (13/3/2026), kegiatan dilanjutkan di halaman Kantor Camat Ende Utara, dan kembali menghabiskan 5 ton beras.
Sementara itu pada hari terakhir, Senin (16/3/2026), yang digelar di halaman Kantor Bupati Ende, penjualan meningkat dengan 7 ton beras SPHP yang ludes dibeli masyarakat.
Jumlah tersebut belum termasuk beras premium yang juga tersedia dan dijual dalam kegiatan tersebut.
Pantauan di lokasi pada hari terakhir pelaksanaan GPM menunjukkan ratusan warga Kota Ende memadati area kegiatan.
Mereka menyerbu berbagai stand yang menjual beragam kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya.