Jumat, 8 Mei 2026

Kebakaran di Ende

Kebakaran Rumah di Ende, Selain Korban Jiwa, Kerugian Material Capai Rp 100 Juta

Jenazah Alexandra sempat dievakuasi ke RSUD Ende sembari menunggu keputusan keluarga mengenai proses pemakaman di Watusipi.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Kebakaran Rumah di Ende, Selain Korban Jiwa, Kerugian Material Capai Rp 100 Juta
TRIBUNFLORES.COM/HUMAS POLRES ENDE
TKP KEBAKARAN - TKP kebakaran di Lorong SDK Ende 11, Jalan Perwira, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran rumah di Kabupaten Ende menewaskan balita 1,8 tahun dan menyebabkan kerugian sekitar Rp100 juta.
  • Api cepat membesar saat korban ditinggal sebentar; saksi mendengar beberapa kali ledakan sebelum kebakaran meluas.
  • Diduga terkait faktor listrik/rumah mudah terbakar; warga diimbau lebih waspada dan rutin cek instalasi listrik.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Naas menimpa Alexandra, balita 1,8 tahun di Lorong SDK Ende 11, Jalan Perwira, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende tewas terbakar api saat kebakaran melanda rumah berdinding gedek milik Odilia Jene (68), Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.

Selain korban jiwa, kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp100.000.000,-. 

Jenazah Alexandra sempat dievakuasi ke RSUD Ende sembari menunggu keputusan keluarga mengenai proses pemakaman di Desa Watusipi.

Polres Ende mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan lebat, guna mencegah terjadinya hal serupa.

Baca juga: Balita Tewas Terbakar di Ende Tinggal Bersama Nenek, Ibunya Merantau di Jakarta 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Humas Polres Ende, Senin (20/4/2026) pagi, bermula sekitar pukul 20.15 WITA saat Ibu Odilia, sang nenek yang selama ini mengasuh korban, meninggalkan rumah sebentar untuk menjemput dua sepupu korban di Lingkungan Kuraro. 

Saat itu, korban dilaporkan tengah tertidur pulas.

Namun, di tengah perjalanan pulang, Ibu Odilia dikejutkan oleh teriakan warga yang mengabarkan rumahnya terbakar. 

Setibanya di lokasi, api sudah membumbung tinggi menghanguskan bangunan semi permanen tersebut.

Seorang saksi mata, Petrusius Yustinianus R. Retu, mengungkapkan, dirinya sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari arah rumah korban sebelum api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

Warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Lokasi rumah yang berada di lorong sempit membuat armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ende kesulitan menjangkau titik api. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Ende, Balita 1,8 Tahun Meninggal

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.20 WITA.

Saat proses pendinginan dilakukan oleh pihak kepolisian dan petugas Damkar, tubuh mungil Alexandra ditemukan di antara puing-puing dalam kondisi luka bakar 100 persen. 

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah balita malang tersebut dievakuasi ke RSUD Ende untuk menjalani Visum Et Repertum. (Bet)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved