Rabu, 22 April 2026

Bupati Ende

Sebut PMKRI Provokator Hingga Ada Intimidasi, Bupati Ende Dilaporkan ke Kemendagri

Ketegangan antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa di Ende, Nusa Tenggara Timur, kian memanas di Kota Ende, Kabupaten Ende NTT.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Sebut PMKRI Provokator Hingga Ada Intimidasi, Bupati Ende Dilaporkan ke Kemendagri
TRIBUNFLORES. COM/HO-PMKRI ENDE
MELAPOR - PMKRI Ende melaporkan Bupati Ende, Camat Ende Tengah, dan Satpol PP ke Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada Senin (20/4/2026. 

 

Ringkasan Berita:Ketegangan antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa di Ende, Nusa Tenggara Timur, kian memanas. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Ketegangan antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa di Ende, Nusa Tenggara Timur, kian memanas. 

Rangkaian peristiwa yang melibatkan aparat pemerintah, Satpol PP, hingga aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende kini tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi telah bergulir ke tingkat nasional.

Insiden bermula pada Minggu (13/4/2026), ketika Camat Ende Tengah Yofan Pasa bersama Lurah Paupire dan puluhan anggota Satpol PP mendatangi Margasiswa PMKRI di Jalan Wirajaya, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende tanpa pemberitahuan resmi. 

Kedatangan aparat dalam jumlah besar itu mengejutkan para aktivis yang tengah berada di sekretariat organisasi.

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Ende, Balita 1,8 Tahun Meninggal

 

 

Presidium Hubungan Mahasiswa Katolik PMKRI Ende, Fransiskus Kasa, menuturkan, rombongan aparat datang dengan pendekatan yang dinilai represif. 

Mereka disebut langsung memasuki area sekretariat, melakukan pengepungan, hingga mendokumentasikan aktivitas di dalam Marga Juang.

“Kami kaget karena mereka datang tanpa pemberitahuan. Mereka masuk dan berkeliling sampai ke dapur, bahkan langsung mengambil video,” ujar Fransiskus.

Dalam dialog singkat di lokasi, Camat disebut menyampaikan, kedatangan mereka berkaitan dengan rencana aksi demonstrasi 
PMKRI Ende pada keesokan harinya. 

Aparat, menurut Fransiskus, mengingatkan agar aksi tidak berujung anarkis seperti sebelumnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved