Rabu, 22 April 2026

Berita Ende

Pemkab Ende Siapkan 22 Lapak di Terminal Ndao untuk Eks PKL yang Digusur 

"Kan ada 53 eks PKL di Pantai Ndao tapi mereka itu ada warung, bengkel, ada billiard dan itu tidak masuk didalam terminal

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Pemkab Ende Siapkan 22 Lapak di Terminal Ndao untuk Eks PKL yang Digusur 
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
AKTIVITAS PKL - Sejumlah PKL mulai berjualan di area Terminal Ndao, Senin (20/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Ende menata ulang eks PKL Pantai Ndao dengan memindahkan mereka ke area Terminal Ndao yang kini kembali difungsikan, termasuk penataan 22 titik lapak.
  • Terminal Ndao kembali diaktifkan untuk kendaraan luar kota yang diwajibkan masuk terminal, meski kapasitas lokasi dinilai terbatas untuk menampung PKL dan kendaraan.
  • Para eks PKL mulai berjualan kembali di lokasi baru, namun masih mengeluhkan sepinya pembeli dan berharap ada penataan lanjutan dari pemerintah.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Pasca penggusuran terhadap 53 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pantai Ndao yang diklaim berada di garis sempadan pantai, Pemerintah Kabupaten Ende kini mengijinkan para eks PKL tersebut untuk berjualan di dalam area terminal Ndao.

Dari hasil pembagian yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, terdapat 22 tempat yang akan dijadikan tempat jualan.

"Kan ada 53 eks PKL di Pantai Ndao tapi mereka itu ada warung, bengkel, ada billiard dan itu tidak masuk didalam terminal termasuk penjual ikan, yang masuk di area terminal itu khusus untuk pedagang asongan, tapi mereka tidak tinggal, hanya taroh barang jualan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Gabriel Dala, Selasa (21/4/2026).

Selain eks PKL, Terminal Ndao yang selama ini tidak difungsikan sebagai mana mestinya, sejak Senin (20/4/2026) telah difungsikan kembali sebagaimana mestinya.

 

Baca juga: Sebut PMKRI Provokator Hingga Ada Intimidasi, Bupati Ende Dilaporkan ke Kemendagri

 

 

"Semua mobil dari luar kota itu semua masuk ke terminal, tidak di perkenankan ke dalam kota," tegasnya.

Jika ditinjau dari daya tampung Terminal Ndao yang tidak memungkinkan untuk menampung semua kendaraan luar kota dan PKL, Gabriel Dala yang juga merupakan Plt Sekda Ende ini mengatakan perlu melihat kondisi kedepannya.

Sebelumnya diberitakan, setelah penggusuran lapak di kawasan sempadan Pantai Ndao, para pedagang kaki lima (PKL) di Ende sempat kehilangan mata pencaharian. 

Kini, mereka mencoba bangkit dengan menempati lokasi baru yang disediakan pemerintah daerah di area parkir Terminal Ndao.

Pantauan pada Senin (20/4/2026) pagi menunjukkan aktivitas mulai menggeliat.

Bangun Tempat Usaha Secara Mandiri

Sejumlah pedagang tampak sudah membuka lapak, sementara lainnya masih sibuk membangun tempat usaha secara mandiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved