Gunung Lewotobi Status Siaga
Level Siaga, Gunung Lewotobi NTT 6 kali Tremor Non-Harmonik 6 Jam Terakhir
Gunung Lewotobi NTT 6 kali Tremor Non-Harmonik 6 Jam Terakhir.Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki level III atau Siaga.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-Gunung-Lewotobi-di-Flores-Timur-Kamis-11122025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Status Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga) karena aktivitas visual, seismik, dan deformasi menunjukkan tren penurunan.
- Pengamatan 6 jam terakhir relatif tenang, dengan dominasi tremor non-harmonik dan gempa vulkanik dalam yang tidak signifikan.
- Bahaya utama yang masih perlu diwaspadai adalah banjir lahar hujan, sementara radius 6 km dari kawah tetap harus steril dari aktivitas warga.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro melaporkan kondisi gunung 6 jam terakhir, Kamis (11/12/2025) pukul 00.00 -06.00 Wita.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki level III atau Siaga.
"Berdasarkan pengamatan visual Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 21-23°C,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis pagi.
Baca juga: Banjir dan longsor Terjang Hunian Sementara Penyintas Gunung Lewotobi laki-laki
Pengamatan Kegempaan
6 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-4.4 mm, dan lama gempa 69-116 detik.
3 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-3.7 mm, S-P 1.1-1.8 detik dan lama gempa 12-19 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 11 mm, S-P 42 detik dan lama gempa 96 detik.
Turun Status
Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari level IV awas ke level III siaga pada Senin (8/12/2025).
Keputusan tersebut berdasarkan hasil analisis visual dan instrumental aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, selama periode ini aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.
"Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan," ujar Lana dalam keterangannya dikutip dari Kompas.com Selasa pagi.
Masih kata Lana, gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.
Banjir Lahar, Durasi Lebih dari 50 Menit
Kemudian, gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, namun kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi.