Selasa, 28 April 2026

Nelayan di Flores Timur Hilang

Nelayan di Flores Timur NTT Hilang Saat Mancing, Sempat Teriak Minta Tolong

Seorang nelayan, SKH (51), hilang saat memancing ikan berjarak 2 kilometer dari pantai Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur.

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Nelayan di Flores Timur NTT Hilang Saat Mancing, Sempat Teriak Minta Tolong
TRIBUNFLORES.COM/HO-DOK
ILUSTRASI tenggelam. Seorang pria di Flores Timur, NTT, hilang saat memancing, Rabu (7/1/26). Korban berinisial SKH, 51 tahun, warga Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagon. 

 

Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan, SKH (51), hilang saat memancing ikan berjarak 2 kilometer dari pantai Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Seorang nelayan, SKH (51), hilang saat memancing ikan berjarak 2 kilometer dari pantai Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (7/1/26).

Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer Kalelado, Kamis (8/1/26), mengatakan keberadaan korban belum ditemukan. Upaya pencarian terus berlangsung dengan menyisir sejumlah titik di perairan Demon Pagong.

Eliezer menjelaskan SKH keluar dari rumahnya pukul 04.00 wita subuh. SKH sempat disuguhi kopi oleh istrinya, TBN, kemudian menyiapkan perlengkapan memancing.

"Korban mancing dengan beberapa rekannya yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari pantai," ujar Eliezer kepada wartawan.

 

 

Baca juga: Kedutaan Besar Spanyol Sampaikan Apresiasi Kerja Keras Tim SAR Gabungan

 

 

 

 

Pada pukul 05.30 Wita, salah satu saksi sudah tak melihat SKH di perahunya. Sebelum hilang, korban terdengar tiga kali berteriak meminta tolong kepada rekan-rekannya.

"Sempat memanggil "om" sebanyak 3 kali, tidak lama kemudian saksi 1 dan saksi 2 mendekati perahu korban, namun korban sudah tidak ada di atas perahunya," ungkap Eliezer.

Kedua saksi yang panik lantas memanggil beberapa rekan lainnya kemudian bergegas ke darat untuk meminta bantuan warga.

"Sampai saat ini keberadaannya masih belum ditemukan. Pencarian masih tetap di lakukan oleh warga sekitarnya serta bantuan spit milik perusahaan mutiaran yang berada di Kawalelo," tuturnya. (Cbl)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved