Konflik Lahan di Adonara
Bentrok Warga 2 Desa di Adonara, Pemkab Flores Timur Mediasi Secara Terpisah
Bentrok antarwarga terjadi antara Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur pada 6 Maret 2026
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KOLASE-FOTO-MEDIASI-Pemerintah-Kabupaten-Flores-Timur.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bentrok antarwarga terjadi antara Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur pada 6 Maret 2026, dipicu perbedaan persepsi soal pemanfaatan lahan perbatasan.
- Pemkab Flores Timur melakukan mediasi terpisah kepada kedua desa yang berkonflik, dipimpin Wakil Bupati Ignasius Boli bersama Forkopimda, dan berencana mempertemukan kedua pihak setelah perayaan Paskah dan Lebaran.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, ADONARA – Pemerintah Kabupaten Flores Timur melakukan upaya mediasi pasca bentrok antarwarga Dusun Bele, Desa Waiburak, dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 Maret 2026.
Bentrok tersebut dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah.
Pasca bentrok, Pemkab Flores Timur melakukan upaya mediasi secara terpisah terhadap kedua desa yang berkonflik. Mediasi ini dipimpin oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli, bersama Forkopimda.
Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli, mengatakan sebelum konflik terjadi, Pemkab Flores Timur sudah turun ke lokasi untuk bertemu dengan kedua desa tersebut.
Baca juga: Konflik Lewonara-Bele di Adonara Timur Memanas, Aparat Evakuasi Anak Sekolah ke Polsek
Tahan Diri
Dalam pertemuan itu telah disepakati untuk menahan diri dan persoalan akan diselesaikan setelah perayaan Paskah dan Lebaran.
"Sebelum kejadian itu, pemerintah sudah turun. Kesbangpol dan Pak Bupati sudah dua kali ke lokasi, bertemu dengan warga Bele sendiri dan Lewonara sendiri. Kami juga sudah bersepakat untuk melakukan pertemuan bersama di Kantor Bupati. Semua itu dengan tujuan menahan diri dalam suasana puasa kedua agama besar ini, menunggu hingga perayaan selesai, baru kita duduk bersama untuk mendiskusikannya kembali," ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.
Pasca bentrok pada Jumat, 6 Maret 2026, Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli, bersama Ketua DPRD Flores Timur, Albert Ola Sinuor, dan Forkopimda turun ke lokasi serta bertemu dengan kepala desa dan tokoh masyarakat dari kedua desa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Flores Timur mengaku kecewa karena kesepakatan bersama yang telah dibuat sebelumnya tidak dipatuhi sehingga konflik tetap terjadi.
"Kita tidak perlu mempersalahkan siapa yang memulai, tetapi yang terpenting adalah menahan diri. Perang tidak akan menghasilkan pemenang. Yang ada hanya kerusakan, baik kerusakan relasi sosial maupun kerugian material," jelasnya.
Ia menjelaskan, setelah perayaan besar kedua agama ini, kedua kelompok yang berkonflik akan dipertemukan di Kantor Bupati Flores Timur.
Menurutnya, hingga kini situasi di Kecamatan Adonara Timur sudah kondusif. Sejumlah aparat TNI dan Polri masih disiagakan di lokasi.
Akibat bentrok tersebut, sebanyak delapan rumah, dua gudang kopra, satu tempat cuci motor, satu kios, dan satu unit kos-kosan yang memiliki enam kamar terbakar.
Sementara itu, lima orang warga di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, terkena luka tembak dari senjata rakitan saat bentrok antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dengan warga Desa Narasaosina.
Tiga orang warga Desa Narasaosina (Lewonara) mengalami luka ringan akibat serpihan peluru dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Pratama. Setelah mendapatkan perawatan, para korban langsung dipulangkan.
Sementara dua korban lainnya, yakni Jumadin Saputra (27), mengalami luka di kaki kanan akibat peluru senjata rakitan, dan Mansyur Ola (39) mengalami luka di area bawah telinga akibat tembakan peluru. Keduanya dirujuk ke RSUD Larantuka untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.(awk)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News