Senin, 27 April 2026

Gempa di Flores Timur

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Flores Timur NTT Sabtu Pagi

Gempa bumi magnitude 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu subuh (11/4/2026).

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Flores Timur NTT Sabtu Pagi
TRIBUNFLORES. COM/BMKG
GEMPA FLORES TIMUR - Gempa bumi magnitude 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu subuh (11/4/2026). BMKG mencatat pusat gempa tersebut berpusat di darat, 23 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman lima kilometer (dangkal). 
Ringkasan Berita:
  • BMKG mencatat pusat gempa tersebut berpusat di darat, 23 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman lima kilometer (dangkal).
  • Guncangan gempa dirasakan warga di Flores Timur.
  • Meskipun magnitudonya mengecil dibandingkan hari-hari sebelumnya, sifatnya yang dangkal membuat getaran tetap terasa jelas oleh warga yang tengah beristirahat.

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Gempa bumi magnitude 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu subuh (11/4/2026).

BMKG mencatat pusat gempa tersebut berpusat di darat, 23 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman lima kilometer (dangkal).

Guncangan gempa dirasakan warga di Flores Timur.

Meskipun magnitudonya mengecil dibandingkan hari-hari sebelumnya, sifatnya yang dangkal membuat getaran tetap terasa jelas oleh warga yang tengah beristirahat.

Baca juga: Dampak Gempa Bumi, Nelayan di Adonara Flores Timur Tak Melaut, Sekolah Libur

Rekapitulasi Gempa Sebelumnya 

Sehari sebelumnya, yakni pada Jumat (10/4/2026) pukul 12:39 WIB, wilayah ini juga diguncang gempa berkekuatan M 3,8 yang berpusat 19 km Timur Larantuka dengan kedalaman 3 km. 

Rangkaian gempa yang dipicu oleh sesar aktif ini telah menimbulkan dampak signifikan, terutama akibat gempa utama berkekuatan M 4,7 pada Kamis dini hari (9/4/2026). 

Kerusakan Bangunan

Tercatat ratusan bangunan mengalami kerusakan mulai dari skala ringan hingga sedang. Wilayah terdampak paling parah meliputi Kecamatan Adonara Timur (Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya) serta Kecamatan Solor Timur.

Warga masih memilih bertahan di tenda darurat atau halaman rumah karena trauma akan gempa susulan yang terjadi berulang kali.

BMKG memastikan bahwa rentetan gempa darat ini tidak memiliki potensi tsunami, namun masyarakat diminta tetap siaga terhadap potensi kerusakan struktural lebih lanjut.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved