Gempa Bumi di Flores Timur
Gempa Susulan Terus Terjadi, Rumah 7 Desa di Adonara Timur Flores Timur Rusak
"Desa Terong, Lamahala, Dawa Taa, Bilal, Ipi ema, kelurahan Waiwerang Kota, Desa Waiburak, Informasi yang sudah
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Rumah-Ambruk-Gempa-Susulan-Flores-Timur.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kerusakan rumah akibat gempa di Flores Timur terus bertambah, dengan tujuh desa di Kecamatan Adonara Timur mengalami kerusakan ringan hingga berat.
- Sebanyak 1.383 warga masih mengungsi di tenda darurat karena trauma dan kekhawatiran terhadap gempa susulan, meski bantuan logistik telah disalurkan.
- Pemkab Flores Timur menetapkan status tanggap darurat bencana selama empat bulan, berlaku sejak 9 April hingga 8 Juli 2026.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA - Kerusakan rumah akibat terdampak gempa bumi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur terus bertambah.
Data sementara menunjukkan, terdapat 7 desa di Wilayah Kecamatan Adonara Timur mengalami kerusakan berat hingga ringan akibat gempa susulan yang terus terjadi. Tujuh desa yang terdampak ini yakni Desa Terong, Lamahala, Dawa Taa, Bilal, Ipi ema, kelurahan Waiwerang Kota dan Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur.
Desa terdampak ini mengalami kerusakan rumah dari tingkat kerusakan berat hingga sedang.
"Desa Terong, Lamahala, Dawa Taa, Bilal, Ipi ema, kelurahan Waiwerang Kota, Desa Waiburak, Informasi yang sudah masuk itu ada 7 Desa,Rata-rata kerusakan rumah, pada tingkat rusak ringan dan berat, " Kata
Camat Adonara Timur, Ismail Daton Ban, Senin 13 April 2026.
Baca juga: Kisah Heroik Kurniawati, Pasang Badan Lindungi Anak dari Reruntuhan Bangunan Saat Gempa Adonara
Hingga kini, Warga korban gempa bumi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, masih memilih bertahan di tenda pengungsian akibat trauma dan kekhawatiran terhadap gempa susulan yang terus terjadi.
Bantuan Disalurkan
Hingga Minggu (12/4), jumlah pengungsi tercatat mencapai 1.383 jiwa yang tersebar di beberapa titik. Sejumlah bantuan logistik, termasuk beras, telah disalurkan kepada para korban untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pengungsian.
Sementara itu, warga di desa sekitar juga merasakan dampak psikologis akibat gempa susulan, warga mengaku telah empat malam tidur di teras rumah sebagai langkah antisipasi.
Kini, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, menetapkan status tanggap darurat bencana selama empat bulan usai terjadinya gempa bumi magnitudo 4,7.
Penetapan status tanggap darurat tersebut, terhitung mulai tanggal 9 April hingga 8 Juli 2026 setelah Pemerintah Kabupaten Flores Timur melakukan rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) pada 9 April 2026. (awk)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Gempa Bumi di Flores Timur
Korban Gempa di Adonara NTT
Korban Gempa di Adonara
Dampak Gempa di Adonara
Anak-anak Korban Gempa di Adonara
Desa Terong Adonara
TribunFlores.com
| Kisah Heroik Kurniawati, Pasang Badan Lindungi Anak dari Reruntuhan Bangunan Saat Gempa Adonara |
|
|---|
| Polisi Salurkan Bansos untuk Korban Gempa di Adonara Flores Timur NTT |
|
|---|
| Gempa Kembali Guncang Adonara NTT, Rumah Roboh Warga Panik |
|
|---|
| Dampak Gempa Bumi, Nelayan di Adonara Flores Timur Tak Melaut, Sekolah Libur |
|
|---|
| Cerita Anggota DPRD Flores Timur Abdul Hamid Saat Gempa Melanda Adonara Timur |
|
|---|