Berita Kota Kupang
Presidium PNI NTT Luncurkan Website dan Fokus Kembangkan Program MBG di Daerah 3T
Presidium PNI Nusa Tenggara Timur yang baru dilantik pada 10 Oktober 2025, mulai menunjukkan kiprah nyata melalui kegiatan Ngopi Sore yang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Launching-Website-Presidium-PNI-NTT.jpg)
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Tari Rahmaniar Ismail
POS-KUPANG.COM, KUPANG — Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Nusa Tenggara Timur yang baru dilantik pada 10 Oktober 2025, mulai menunjukkan kiprah nyata melalui kegiatan Ngopi Sore yang digelar bersama jajaran pengurus dan anggota.
Dalam kegiatan tersebut, Presidium PNI NTT secara resmi meluncurkan website resmi www.presidiumpnintt.com, sebagai wadah informasi, komunikasi, dan transparansi organisasi.
Ketua DPD Presidium PNI NTT Bobby Lianto menjelaskan website tersebut tidak hanya memuat berita dan agenda kegiatan PNI, tetapi juga menjadi sarana interaktif antara pengurus dan masyarakat.
“Di website ini terdapat berita-berita kegiatan PNI, kalender acara, profil pengurus daerah, hingga halaman aduan dan saran yang aktif 24 jam setiap hari. Masyarakat bisa memberi masukan, kritik, bahkan aduan yang akan kami bahas bersama untuk mencari solusi,” ujarnya, Rabu (22/10).
Baca juga: Skandal Hilangnya 10 Senjata Api, Polda NTT Tangkap Satu Anggota Polisi
Sebagai organisasi masyarakat yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presidium PNI NTT berkomitmen untuk mengawal program-program pemerintah agar benar-benar memberi manfaat bagi rakyat.
“Tidak ada program pemerintah yang sempurna, tapi dengan hati yang tulus melayani, kami ingin memastikan program-program itu menjadi berkat bagi masyarakat,” ujar Bobby.
Saat ini, Presidium PNI NTT telah terbentuk secara lengkap di 22 kabupaten dan kota se-NTT.
Fokus utama organisasi ini adalah mendorong program MBG SPPG Dapur, sebuah inisiatif sosial untuk mengatasi persoalan stunting dan gizi buruk di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
“Kami sengaja memprioritaskan program ini di daerah-daerah 3T, bukan di kota besar. Karena di sanalah masyarakat paling membutuhkan perhatian dalam hal gizi dan pangan,” jelas Bobby.
Tiga daerah pertama yang menjadi fokus awal pengembangan program SPPG Dapur MBG adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Manggarai Barat.
Program ini masih dalam tahap awal dan akan terus diperluas ke daerah lain di NTT.
| Skandal Hilangnya 10 Senjata Api, Polda NTT Tangkap Satu Anggota Polisi |
|
|---|
| Pemkot Kupang Dukung Penuh Pemeriksaan BPK atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah |
|
|---|
| Balai Bahasa NTT Perkuat Kompetensi Berbahasa Bagi 140 Guru di Kabupaten Kupang |
|
|---|
| Universitas Nusa Cendana Kupang Lantik 20 Dokter Baru: Mengabdi untuk Kemanusiaan |
|
|---|