Gunung Lewotolok Meletus
24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok 83 Kali Gempa Erupsi 207 Kali Gempa Hembusan
24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok 83 Kali Gempa Erupsi 207 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-24-Jam-Terakhir-Gunung-Lewotolok-83-Kali-Gempa.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Yeremias Kristianto Pugel melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir Minggu (31/8/2025) periode 00:00-24:00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 20-100 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 22-32°C,"tulis Yeremias dikutip dari laman magma.esdm.go.id Senin 1 September 2025.
Baca juga: Gunung Lewotolok 26 Kali Gempa Letusan 52 Kali Gempa Hembusan 6 Jam Terakhir
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Lewotolok mengalami 83 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 4-28 mm, dan lama gempa 26-56 detik.
207 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.1-9.3 mm, dan lama gempa 20-63 detik.
2 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 1.4-2.6 mm, dan lama gempa 9-16 detik.
4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 1.6-9.7 mm, S-P 0.5-2.8 detik dan lama gempa 11-26 detik.
2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 1.2-1.3 mm, S-P 6.3-6.7 detik dan lama gempa 23-27 detik.
2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.7-5.3 mm, S-P 15-16 detik dan lama gempa 56-66 detik.
Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.