Rabu, 29 April 2026

Gunung Lewotolok Status Siaga

Gunung Lewotolok Lembata 191 Kali Gempa Letusan 450 Kali Hembusan 24 Jam Terakhir

Gunung Lewotolok Lembata 191 Kali Gempa Letusan 450 Kali Hembusan 24 Jam Terakhir. Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau Siaga.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok Lembata 191 Kali Gempa Letusan 450 Kali Hembusan 24 Jam Terakhir
TRIBUNFLORES. COM/ARNOLDUS WELIANTO
GUNUNG LEWOTOLOK LEMBATA - Kondisi Gunung Lewotolok di Lembata, NTT, Selasa (27/1/2026). Gunung Lewotolok Lembata 191 Kali Gempa Letusan 450 Kali Hembusan 24 Jam Terakhir. Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau Siaga. 
Ringkasan Berita:
  • Status Siaga: Gunung Ili Lewotolok Level III, dengan asap kawah tipis hingga sedang, tinggi 5–10 meter.
  • Aktivitas Gempa Tinggi: 191 gempa letusan dan 450 gempa hembusan dalam 24 jam terakhir.
  • Zona Bahaya: Masyarakat dan wisatawan dilarang masuk radius 2–2,5 km dari kawah; waspada lava, abu vulkanik, dan lahar.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin,, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir pukul 00.00-24.00 Wita, Senin (26/1/2026).

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau Siaga.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 5-10 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga kencang ke arah timur,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa (27/1/2026) pagi.

Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga kencang ke arah timur. Suhu udara sekitar 25-29°C.

Baca juga: Status SIAGA, Gunung Lewotolok 70 Kali Gempa Erupsi 80 Gempa Hembusan

Gempa Letusan

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotolok 191 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 16-33.5 mm, dan lama gempa 31-58 detik.

450 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.6-16.7 mm, dan lama gempa 18-60 detik.

3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4.4-35.4 mm, S-P 12-18 detik dan lama gempa 39-184 detik.

Rekomendasi

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved