Sabtu, 25 April 2026

Injil Katolik Hari Ini

Injil Katolik Hari Selasa 16 September 2025 dan Mazmur Tanggapan

Mari simak  Injil Katolik hari ini Selasa 16 September 2025. Injil katolik hari ini Selasa lengkap mazmur tanggapan

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Injil Katolik Hari Selasa 16 September 2025 dan Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM / GG
GEREJA MALAWONA - Sebuah gereja di Malawona, Kecamatan Aesesa Selatan, Nagekeo.Mari simak  Injil Katolik hari ini Selasa 16 September 2025. Injil katolik hari ini Selasa lengkap mazmur tanggapan. 

Pada suatu ketika pergilah Yesus ke sebuah kota bernama Nain. Para murid serta banyak orang pergi bersama Dia. Ketika Ia mendekati pintu gerbang kota, ada orang mati diusung keluar, yatu anak laki-laki tunggal seorang ibu yang sudah janda.

Banyak orang kota itu menyertai janda tersebut. Melihat janda itu tergeraklah hati Tuhan oleh belas kasih. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Jangan menangis!” Dihampiri-Nya usungan jenasah itu dan disentuh-Nya.

Maka para pengusung berhenti. Tuhan berkata, “Hai Pemuda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” Maka bangunlah pemuda itu, duduk, dan mulai berbicara. Yesus lalu menyerahkannya kepada ibunya.

Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah sambil berkata, “Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita, “ dan “Allah telah mengunjungi umat-Nya.” Maka tersiarlah kabar tentang Yesus ke seluruh Yudea dan ke seluruh daerah sekitarnya.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik

1. "Jangan menangis." (Lukas 7:13)

Injil hari ini membawa kita pada kisah yang sangat menyentuh: Yesus membangkitkan anak muda di Nain, satu-satunya anak dari seorang janda. Peristiwa ini bukan sekadar mukjizat spektakuler, tetapi juga ungkapan kasih Allah yang penuh belas kasih kepada manusia.

Kisah ini menunjukkan siapa Yesus sebenarnya: Dialah Tuhan yang berkuasa atas hidup dan mati, sekaligus Allah yang penuh belas kasih terhadap penderitaan manusia. Dalam renungan Katolik harian ini, kita diajak untuk merenungkan makna belas kasih Allah dalam hidup kita sehari-hari.

2. Belas Kasih yang Menggerakkan Hati

Ketika Yesus melihat janda itu, hati-Nya tergerak oleh belas kasih. Ia mendekat, menenangkan sang ibu dengan berkata: “Jangan menangis.” Kata-kata ini sederhana, tetapi penuh kekuatan. Yesus tidak hanya mengucapkannya, melainkan membuktikannya dengan tindakan nyata: Ia menyentuh usungan jenazah, lalu menghidupkan kembali anak muda itu.

Belas kasih Yesus bukanlah rasa iba yang pasif, tetapi kasih yang aktif, yang bertindak untuk membawa kehidupan baru.

3. Yesus Sumber Kehidupan Baru

Kebangkitan anak muda di Nain adalah gambaran nyata bahwa Yesus adalah sumber kehidupan. Dialah yang berkuasa mengubah duka menjadi sukacita, air mata menjadi harapan, kematian menjadi kehidupan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved