Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini, Mendengar dan melaksanakan Firman Tuhan
Mari simak renungan Katolik hari ini Selasa 23 September 2025. Tema renungan Katolik hari ini mendengar dan melaksanakan firman Tuhan.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Tetapi Yesus menjawab, “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam sejahtera untuk kita semua. Pada hari ini, kita memperingati Santo Padre Pio dari Pietrelcina, seorang imam Kapusin yang dikenal karena kesalehan, karunia-karunia mistiknya, dan pelayanannya yang penuh kasih kepada orang-orang yang menderita. Tema "Mendengar dan melaksanakan Firman Tuhan" mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita dapat meneladani Santo Padre Pio dalam menghayati firman Allah dan mewujudkannya dalam tindakan nyata.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Dalam bacaan pertama dari kitab Ezra 6:7-8, 12b, 14-20, Raja Darius mengeluarkan perintah untuk tidak menghalangi pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem. Ia bahkan memerintahkan agar biaya pembangunan itu dibayar dari perbendaharaan kerajaan dan agar segala yang diperlukan untuk korban bakaran dipersembahkan setiap hari kepada Allah semesta langit. Kisah ini menunjukkan bagaimana Allah dapat menggerakkan hati para penguasa dunia untuk melaksanakan rencana-Nya dan bagaimana Ia menyediakan segala yang diperlukan untuk membangun kembali rumah-Nya.
Dalam Injil Lukas 8:19-21, ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mendekati-Nya karena orang banyak. Seseorang memberitahukan kepada Yesus, "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau." Tetapi Ia menjawab mereka, "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya." Yesus memperluas konsep keluarga, tidak hanya terbatas pada hubungan darah, tetapi juga mencakup mereka yang mendengarkan dan melaksanakan firman Allah. Ini menunjukkan bahwa hubungan kita dengan Allah lebih penting daripada hubungan duniawi dan bahwa kita dipanggil untuk menjadi bagian dari keluarga rohani yang setia kepada-Nya . Santo Padre Pio adalah contoh nyata dari seseorang yang menghidupi ajaran Yesus ini.
Ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendengarkan dan melaksanakan firman Allah. Ia dikenal karena kesalehannya, doanya yang tak henti-hentinya, dan pelayanannya yang penuh kasih kepada orang-orang yang menderita. Ia mendengarkan pengakuan dosa selama berjam-jam setiap hari, memberikan bimbingan rohani, dan menyembuhkan banyak orang melalui doanya. Hidupnya adalah kesaksian tentang bagaimana kita dapat menjadi anggota keluarga Allah yang sejati dengan mendengarkan dan melaksanakan firman-Nya.
Refleksi kita adalah tentang: Ketaatan: Apakah kita taat pada firman Allah dalam setiap aspek kehidupan kita? Apakah kita hanya mendengar firman itu, ataukah kita juga berusaha untuk melaksanakannya dalam tindakan kita sehari-hari? Prioritas: Apakah kita memprioritaskan hubungan kita dengan Allah di atas segala sesuatu yang lain? Apakah kita meluangkan waktu untuk berdoa, membaca Kitab Suci, dan bersekutu dengan saudara-saudari seiman?
Pelayanan: Apakah kita melayani sesama dengan kasih dan pengorbanan, seperti Santo Padre Pio? Bagaimana kita dapat menggunakan talenta dan karunia kita untuk memuliakan Allah dan membangun Kerajaan-Nya di dunia ini?
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: pada hari ini, marilah kita merenungkan panggilan untuk menjadi pendengar dan pelaku firman Allah, seperti Santo Padre Pio. Kedua, semoga kita diberi hikmat untuk mengenali kehendak-Nya dalam hidup kita dan kekuatan untuk melaksanakannya. Ketiga, maka marilah kita berdoa agar kita selalu terbuka untuk menerima kasih dan kebenaran-Nya, serta menjadi saksi yang hidup bagi-Nya di dunia ini.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News