Jumat, 10 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Rabu 24 September 2025, Pelayanan Sederhana

Mari simak renungan Katolik Rabu 24 September 2025. Tema renungan Katolik pelayanan sederhana.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Rabu 24 September 2025, Pelayanan Sederhana
TRIBUNFLORES.COM / HO-ARJAN
RENUNGAN HARIAN KATOLIK - Gereja Katolik Yesus Kerahiman Ilahi, Aeramo di Kabupaten Nagekeo.Mari simak renungan Katolik Rabu 24 September 2025. Tema renungan Katolik pelayanan sederhana. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Rabu 24 September 2025.

Tema renungan Katolik pelayanan sederhana.

Renungan Katolik disiapkan untuk hari Rabu biasa XXV, Santo Gerardus dari Hungaria, Uskup dan Martir, Santo Vinsensius Maria Strambi, Uskup, Santo Pasifikus, pengaku iman dengan warna liturgi hijau.

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 24 September 2025, Kuasa dari Kristus, Bukan dari Diri Sendiri

 

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Rabu 24 September 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama: Ezra 9:5-9

Dalam masa perbudakan, kami tidak engkau tinggalkan, ya Tuhan

Ketika mendengar berita tentang dosa umat Israel, aku, Ezra, mengoyakkan pakaian dan jubahku, dan duduk tertegun. Pada waktu kurban petang bangkitlah aku dan berhenti menyiksa diri. Lalu aku berlutut dengan pakaian dan jubahku yang koyak-koyak; sambil menadahkan tanganku kepada Tuhan, Allahku, aku berkata, "Ya Allahku, aku malu dan mendapat cela, sehingga tidak berani menengadahkan mukaku kepada-Mu. 

Dosa kami telah menumpuk mengatasi kepala kami dan kesalahan kami telah membubung ke langit. Sejak zaman nenek moyang kami sampai hari ini kesalahan kami besar, dan oleh karena dosa kami maka kami sekalian dengan para raja dan para imam diserahkan kepada raja-raja negeri asing. Kami diserahkan dalam kuasa pedang, ditawan, dijarah dan dihina di depan umum, seperti yang terjadi sekarang ini. 

Tapi kini kami mengalami kasih karunia Tuhan, Allah kami. Ia meninggalkan pada kami orang-orang yang terluput, dan memberi kami tempat menetap di tempat-Nya yang kudus. Allah kami membuat mata kami bercahaya dan memberi kami sedikit kelegaan di masa perbudakan kami. 

Sekalipun kami menjadi budak, tetapi dalam perbudakan itu Allah tidak meninggalkan kami. Ia membuat kami disayangi oleh raja-raja negeri Persia, sehingga kami mendapat keleluasaan untuk membangun rumah Allah dan menegakkan kembali reruntuhannya, serta memperoleh tembok pelindung di Yehuda dan di Yerusalem."

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan: Tobit 13:2,3-4a,4bcd,5,8

Ref. Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved