Kamis, 30 April 2026

Injil Katolik Hari Ini

Injil Katolik Hari Selasa 30 September 2025 dan Mazmur Tanggapan

Mari simak Injil Katolik hari ini Selasa 30 September 2025. Injil katolik hari ini disiapkan lengkap renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Injil Katolik Hari Selasa 30 September 2025 dan Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM / GG
PASTOR BACA INJIL - Seorang pastor saat membaca Injil di Katedral Ende.Mari simak Injil Katolik hari ini Selasa 30 September 2025. Injil katolik hari ini disiapkan lengkap renungan harian Katolik. 

Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku, bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia: "Ini dilahirkan di sana." Tetapi tentang Sion dikatakan: "Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya," dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.

Tuhan menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: "Ini dilahirkan di sana." Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: "Segala mata airku ada di dalammu."

Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45

Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.

Bacaan Injil: Lukas 9:51-56

Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem.

Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke surga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. 

Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?" Akan tetapi Ia berpaling dan menegur mereka. Lalu mereka pergi ke desa yang lain.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus. 

Renungan Harian Katolik

Yesus berangkat menuju Yerusalem. Di tengah perjalanan, Ia ditolak oleh orang Samaria. Yakobus dan Yohanes marah dan ingin menurunkan api dari langit untuk membinasakan mereka, tetapi Yesus menegur dan menolak jalan kekerasan. Ia memilih melanjutkan perjalanan dengan kasih dan damai.

 Renungan 

Injil hari ini memperlihatkan kontras yang jelas antara cara pikir manusia dan jalan kasih Yesus. Para murid, dalam semangat membela Tuhan, justru ingin menghukum mereka yang menolak Yesus. Namun Yesus menolak kekerasan dan membiarkan kasih menjadi jawabannya.

Inilah pelajaran penting bagi kita: iman sejati tidak pernah dibangun di atas amarah dan kebencian, melainkan atas dasar kasih, kesabaran, dan pengampunan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved